Musik Tingkilan/ Tari Jepen

December 11, 2008 by  
Filed under Budaya

Musik Tingkilan berasal dari Kutai, Kalimantan Timur. Musik ini berisi lagu-lagu yang menggambarkan tentang keindahan alam bumi Kutai dan juga tentang lagu-lagu hubungan social dan percintaan muda-mudi.
Musik ini diiringi oleh iringan gendang (Gambus), biola, dan alat musik khas Kutai berupa gitar kecil bernama Jepen. Sehingga tari yang diiringi musik tingkilan sering juga disebut Tari Jepen.

Tingkilan Music/Jepen Dance
Tingkilan music comes from Kutai, East Kalimantan/Borneo. This music contents of song which illustrate about the natural beauty of Kutai and also about social relation and the love of young people. This music is accompanied by small drum (gendang), violin and Jepen (traditional small gitar from Kutai) .(vb/yuliawan andrianto)

Respon Pembaca

6 Komentar untuk "Musik Tingkilan/ Tari Jepen"

  1. rully on Tue, 23rd Dec 2008 11:23 am 

    punya lagu begenjoh / nggak?????kirimin donk……please……….

  2. abdee on Mon, 19th Jan 2009 1:02 pm 

    Maaf, kalo boleh ralat alat musik tradisional itu namanya GAMBUS (alat musik petik khas kutai, biasanya untuk mengiringi tari jepen)

  3. abdee on Mon, 19th Jan 2009 1:10 pm 

    Musik ini diiringi oleh iringan gendang, biola, dan alat musik khas Kutai bernama Jepen. (jepen, ganti gambus)
    gambus itu alat musik petik yang harus ada pada musik tingkilan yang mengiringi tari jepen

  4. AJI RIZAIKHWANUSSOFAR on Thu, 25th Feb 2010 11:29 am 

    punya tingkilan buah bolokkah sya sangat pingin tlg bantu saya krna saya sangat cinta lagu dn musik kutai.ini ingin sy tanamkan keanak sy bhwa kita punya jga adat dn kesenian kutai spya ada kebanggaan sendiri dn tdk luntur oleh kebudayaan luar.

  5. tata sena on Mon, 16th Aug 2010 11:27 am 

    mari hargai sebagai bagian dari estetika indonesia

  6. Wisnu Rozaaq on Sun, 17th Oct 2010 9:28 pm 

    gendang berbeda dengan gambus, jadi mau ralat saja yang “diiringi oleh iringan gendang(gambus)” sedangkan jepen itu sendiri bukan alat musik melainkan tarian.

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.