Masyarakat Kita Masih Percaya Mitos

January 23, 2010 by admin  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

Masyarakat Indonesia terutama masyarakat di pedesaan masih sangat percaya terhadap mitos yang dipercaya telah turun-temurun. Ada beberapa yang mempercayai bahwa tanda-tanda hewan, tanda-tanda kejadian  alam dan pepohonan sebagai isyarat adanya sesuatu yang ganjil. Berikut beberapa tanda-tanda tersebut.-Anjing peliharaan melolong (berteriak panjang bukan menggonggong) tengah malam bermakna, bahwa ada keluarga kita yang telah meninggal dunia sedang mengunjungi anda.

-Anjing peliharaan melolong lewat tengah malam bermakna, bahwa ada setan gentayangan yang sedang berkeliaran disekitar rumah kita.

-Anjing peliharaan bersuara perlahan sambil kepala menunduk dan bulu-bulunya berdiri dimalam hari bermakna, bahwa di dalam rumah kita sedang berkeliaran arwah orang tua pemilik rumah atau arwah majikan anjing tersebut.

-Bayi dihinggapi kupu-kupu pada malam Jumat Kliwon bermakna, bahwa arwah kakek sang bayi sedang mengunjungi.

-Disarankan kepada anda bila sedang melewati pesimpangan empat pada jam 12 malam untuk berdehem “Ehem!” sebanyak 3 x. bermakna, anda meminta izin lewat kepada mahluk halus penunggu jalan tersebut.

-Disarankan kepada anda mengadakan syukuran sebelum mengisi rumah baru bermakna, anda meminta izin kepada mahluk halus penunggu rumah.

-Disarankan kepada anda untuk tidak membuat rumah kecil jauh terpisah di belakang rumah utama bermakna, agar rumah itu tidak di tempati roh jahat (terkecuali ditempati tetap).

- Disarankan kepada anda untuk meletakkan seikat sapu lidi dan gunting dibawah bantal bayi bermakna, agar bayi tersebut terlindungi dari gangguan mahluk halus.

-Disarankan bagi wanita yang sedang hamil untuk meletakkan gunting dibawah bantal ketika hendak tidur bemakna, agar wanita hamil dan bayi yang ada dalam kandungannya terhidar dari pengaruh mistik dan guna-guna serta gangguan mahluk halus seperti kuntianak.

-Disarankan bagi wanita yang sedang hamil untuk selalu menggantungkan pisau lipat kecil pada baju yang dikenakan bermakna, agar yang mengandung dan calon bayinya akan terhindar dari gangguan mahluk halus.

-Disarankan untuk anda jangan pernah menyimpan tanah dari kuburan ditempat manapun karena akan mengakibatkan tempat itu menjadi tempat arwah yang tanah kuburannya diambil.

-Disarankan kepada anda untuk menyimpan bawang merah, cabe merah, dan kunyit diatas pintu rumah karena akan berfungsi untuk melindungi rumah dan keluarga anda dari gangguan mahluk halus dan ilmu-ilmu hitam yang dilakukan oleh orang jahat.

-Disarankan menempatkan/menaruh bawang merah, cabe merah atau kacang hijau dibawah/disekitar tempat anda menyimpan uang karena mempunyai makna sebagai penangkal dari pencurian uang yang dilakukan oleh tuyul.

- Disarankan menempatkan/menaruh celana bekas kakek dibawah bantal bayi karena mempunyai makna untuk melindungi bayi dari gangguan mistik makhluk halus.

- Disarankan untuk menggunakan darah anjing yang berbulu hitam karena mempunyai kegunaan untuk menyembuhkan orang yang kesurupan mahluk halus.

-Larangan mencabut alis mata pada malam Jumat Kliwon karena akan meyebabkan datangnya mahluk halus yang bertubuh kecil biasa disebut tuyul.(vb-01/nn)

Baca juga :

  • Hudoq, jadi ‘Magnet’ Lomplai
  • Generasi Muda Calon Pemimpin Masa Depan
  • Tepung Ubi Kayu Mampu Gantikan Terigu
  • Pemkab Bulungan Dapat Penghargaan Desa Siaga Nasional
  • Penggunaan Narkoba, Samarinda Ranking I
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Respon Pembaca

Satu Komentar untuk "Masyarakat Kita Masih Percaya Mitos"

  1. hariadi on Wed, 7th Apr 2010 7:11 am 

    bukan hanya orang desa saja yang percaya tahayul macam ini. TERNYATA penulis juga sangat faham dengan hal-hal mistik.

    lead tulisan dihapus aja bung, jangan sok suci

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

online counter