Masyarakat Kaltim Siap Perang Hadapi Konflik Malaysia

September 2, 2010 by  
Filed under Serba-Serbi

SAMARINDA – vivaborneo.com -  Konflik dua negara bertetangga antara Indonesia dan Malaysia yang terjadi sepekan terkahir berdampak pada rasa nasionalisme masyarakat Kaltim yang kemarin melakukan unjukrasa mengecam sikap Malaysia yang dinilai sering melecehkan Bangsa Indonesia.Elemen masyarakat yang menamakan diri Front Ganyang Malaysia (FGM) yang beranggotakan seratus menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kaltim untuk memprotes sikap Pemerintah Malaysia dan memotivasi Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Kaltim untuk melawan Malaysia dengan berbagai cara, bahkan jika perlu melalui perang.

Front Ganyang Malaysia itu, terdiri dari beberapa element masyarakat,  yaitu Lembaga Kajian Demokrasi Kaltim, Front Pemuda Mahasiswa Perjuangan Kaltim, Laskar Pemuda Perjuangan Kaltim, Lumbung Informasi Rakyat Kaltim, Forum Masyarakat Peduli Lingkungan, Aliansi Pemuda Pemantau Pembangunan Kaltim, Banteng Tua Indonesia, Laskar Merah Putih dan Badan Eksekutif Fakultas Pertanian Unmul.

Dalam orasinya, Koordiantor FGM, Ismet Surya mengatakan Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan pantang  diremehkan oleh Malaysia yang merupakan boneka negara persemakmuran. Dirinya mengajak masyarakat Kaltim untuk memboikot produk-produk Malaysia yang masuk ke Indonesia.

Dalam aksinya, FGM membawa keranda yang bergambar bendera Malaysia dan Perdana Menteri Najib Tun Razak sebagai symbol kematian Malaysia. Bendera dan keranda kemudian dibakar sebagai bentuk protes mereka.

Sementara itu, dalam pernyataan sikapnya FGM meminta Malaysia untuk menyampaikan permintaan maaf secara lisan dan tertulis kepada Bangsa Indonesia. FGM juga meminta kepada Pemprov Kaltim untuk bersikap tegas dan menuntut  Pemerintah Indonesia memutuskan hubungan bilateral terhadap Malaysia.

FGM juga meminta Pemerintah Indonesia memperhatikan kesejahteraan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Republik Indonesia (Polri) di daerah perbatasan dan  memperhatikan peralatan tempur TNI dan Polri.

“Front Ganyang Malaysia meminta seluruh masyarakat Indonesia dan dukungan seluruh masyarakat Kaltim untuk berperan aktif menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mendukung perang dengan Malaysia,” ujar Ronald yang membacakan pernyataan sikap.(vb/yul).

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.