Lagu-lagu Jacko Pernah Divonis Haram

June 30, 2009 by admin  
Filed under Seni

Michael Jackson (MJ) merupakan idola bagi para penggemar musik di penjuru dunia. Fenomena itu bahkan menyentuh negara-negara Arab dan Iran, yang pernah memvonis lagu-lagu MJ sebagai barang haram. Tak heran bila kematian MJ juga disambut duka oleh para penggemar di Timur Tengah. Di Iran, misalnya, rekaman MJ tak boleh masuk karena dianggap sebagai simbol kejayaan musik Amerika. Maklum, sejak Revolusi Islam 1979, Iran bermusuhan dengan Amerika Serikat, sedangkan di saat yang bersamaan MJ mulai menapaki era kejayaan sebagai Raja Pop.
Iran pun juga melarang segala bentuk karya seni Amerika masuk ke negaranya. Itulah sebabnya kaset-kaset MJ di sepanjang dekade 1980-an laku keras di pasar gelap. “MJ merupakan salah satu artis di awal periode Revolusi yang rekamannya masuk ke pasar gelap di Iran. Album Thriller merupakan fenomena global, termasuk di Iran,” kata pengamat Iran, Jason Rezaian, seperti dikutip di laman stasiun televisi ABC.
Di ibukota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, kaum muda pada dekade 1980-an gandrung dengan tarian dan gaya ala MJ. Gaya busana yang dia kenakan pun ditiru. “Dia benar-benar seorang perlambang (ikon) gaya yang cool banget, yang mewakili suatu cita rasa dari suatu tempat yang belum pernah kita kunjungi,” kata Faisal Al Qassimi, pemuda 26 tahun di Abu Dhabi.
“Dia mewakili musik, Amerika, MTV, budaya kaum muda, selera seks, pokoknya segala hal yang menginspirasi kaum muda,” lanjut Faisal. Penggemar MJ di Abu Dhabi, Nadeem Bibby, mengungkapkan bahwa banyak yang mengaku fans berat MJ. “Orang-orang yang sedikit lebih tua dari saya tak keberatan merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli busana yang mirip dia kenakan,” kata Bibby. “Suasana di Abu Dhabi pada dekade 80-an begitu membosankan. Namun dia (MJ) memberi warna yang besar dan telah menjadi pahlawan kami. Kita pun sampai menghabiskan uang untuk bermain dingdong moonwalker,” kenang Bibby merujuk permainan game yang menginspirasi tarian khas MJ, Moonwalk.
Sedangkan di Arab Saudi, seorang penggemar mengenang kembali masa kecilnya. “Album Thriller dan grup The Jackson Five mengiringi masa kecil saya. Musiknya sangat bagus,” kata Abdullah Kurashi, seorang mahasiswa jurusan keuangan berusia 23 tahun.(vivanews/vb-08)

Baca juga :

  • Yayasan Gubang Gelar Seni Tari Tradion of Miracle
  • MC Erau Gunakan Eks MC Sub PB PON Kukar
  • Buah Kurma yang Multi Khasiat
  • Bandara Samarinda Baru Akan Ditender Ulang
  • Wagub Kaltim : Perguruan Tinggi Harus Berani
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

online counter