Korem 091/ASN Dapat Hibah Helikopter

November 19, 2009 by  
Filed under Berita

SAMARINDA – vivaborneo.com- Tentara Nasional Indonesia (TNI) di lingkungan Komando Resort Militer (Korem) 091 Aji Surya Nata Kesuma (ASN) Kaltim saat ini tidak punya sarana penginderaan yang bisa memantau semua titik di perbatasan Indonesia-Malaysia. Hal itu diungkapkan Komandan Korem 091/ASN Kol (Inf) Musa Bangun saat acara Penandatanganan Naskah Kerjasama Hibah antara Pemprov Kaltim dengan Korem091/Aji Surya Nata Kesuma (ASN) tentang Kesepakatan Pemberian dan Penerimaan dana hibah dalam rangka pengadaan satu unit helikopter tiper Bell-412 EP di Samarinda Kamis (19/11).

“Kita (TNI) tidak punya sarana patroli udara dalam hal ini helikopter, kita tidak punya sarana angkut untuk mobilitas pasukan bila terjadi trouble spot di satu titik, kita tidak punya sarana dam prasarana evakuasi dalam cuaca dan medan yang sulit, sehingga helikopter jenis Bell ini merupakan seri terbaru yang mempunyai kemampuan sangat unggul di medan seperti di Kaltim,” ujarnya.

Kehadiran helikopter ini akan sangat membantu dan mendukung tugas-tugas TNI khususnya bagi prajurit-prajurit dalam tugas di perbatasan seperti pengangkutan pasukan dimana titik-titik yang tidak bisa dijangkau dengan angkutan lain kecuali melalui udara.

“Ada salah satu titik di Kabupaten Kutai Barat bernama Lasan Tuyan, diperbatasan Indonesia-Malaysia ini pernah didirikan pos TNI, namun kini pos tersebut kosong karena seluruh pasukan ditarik kembali karena kesulitan logistik, tidak adanya sarana angkut, kesulitan dalam rotasi pasukan dan evakuasi. Jadi pos itu hanya ada bangunan dan tidak ditempati,” ujarnya.

Musa Bangun juga mengatakan keberadaan helikopter ini merupakan sebuah fakta bahwa kita tidak mempunyai kemampuan untuk berpatroli disepanjang perbatasan. Sehingga tersedianya helikopter ini diharapkan TNI dapat melakukan patroli rutin di sepanjang garis perbatasan Indonesia-Malaysia.

“Banyak kasus-kasus di perbatasan seperti anggota sakit mendadak atau kecelakaan yang memerlukan evakuasi. juga dapat sebagai sarana latihan militer untuk terbang padal malam hari. TNI Angkatan Darat mempunyai banyak helikopter, tetapi tidak ada yang dapat untuk terbang malam. Padahal musuh datang tidak siang-siang dan mengenal waktu,” ujar Nusa Bangun.

Demikian juga helikopter ini Helikopter jenis Bell 412 PE yang dipesan Pemprov Kaltim ini, memiliki daya angkut 14 orang penumpang termasuk kru, memiliki radar cuaca, memiliki night google vision untuk terbang malam dan sejumlah kelebihan lainnya. Dengan harga Rp.120 Miliar, nantinya helikopter ini dapat menjalankan tugas-tugas sosial dan dapat digunakan untuk kepentingan pemerintahan seperti kunjungan kerja.(vb-01)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.