Korban Banjir Terima Dana Partisipasi

June 8, 2010 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG–vivaborneo.com, Korban banjir yang menimpa 4 (Empat) kelurahan di wilayah Kecamatan Tenggarong, yaitu Kelurahan Loa Ipuh, Maluhu, Jahab, dan Kelurahan Loa Ipuh Darat beberapa waktu lalu, menerima dana partisipasi korban banjir sebagaimana yang telah disepakati bersama antara DPRD Kukar dengan beberapa perusahaan yang beroperasi di Wilayah Tenggarong, berlangsung di Kantor Kelurahan Loa Ipuh Kecamatan Tenggarong, Senin (7/6) kemarin.

Assisten 1 Bidang Pemerintahan dan Hukum Hj Yuni Astuti saat memberikan bantuan secara simbolis kepada warga korban banjir. (foto rudi)

Assisten 1 Bidang Pemerintahan dan Hukum Hj Yuni Astuti saat memberikan bantuan secara simbolis kepada warga korban banjir. (foto rudi)

Lurah Loa Ipuh M Idris mengatakan dana partisipasi yang diberikan kepada korban banjir, berasal dari tiga perusahaan yang beroperasi di wilayah Tenggarong yaitu PT Tonito Harum dengan besaran bantuan Rp.2,055 Milyar, PT MHU dengan besaran Rp.600 Juta, dan PT BML dengan besaran Rp.579 Juta. Adapun besaran yang akan diterima warga, kata M Idris nilainya tidak sama, besaran bantuan yang diberikan sesuai dengan kerugian yang diderita warga, yang merupakan hasil dari inventarisasi yang dilakukan tim.

“ Ada 5 kriteria kerugian yang menjadi penilaian tim untuk menentukan besaran yang diterima warga yaitu kerugian pada segi pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan peralatan elektronik warga,” kata M Idris .

Sementara itu, Assisten 1 Bidang Pemerintahan dan Hukum Hj Yuni Astuti yang turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, sangat menyambut baik dengan terealisasinya bantuan yang diberikan perusahaan yang beroperasi di wilayah Tenggarong, yang diberikan kepada para korban banjir yang menimpa warga di empat kelurahan beberapa waktu lalu. Penyaluran bantuan yang diberikan ini, kata Yuni merupakan salah satu bukti nyata dari kepedulian dan tanggungjawab dari perusahaan yang beroperasi di wilayah dimana bencana banjir menimpa warga.

“Bantuan ini merupakan salah satu komitmen yang telah dipenuhi oleh perusahaan untuk meringankan beban bagi korban banjir, dan kita berharap hal ini dapat terus berkelanjutan dan dapat menjadi komitmen bagi perusahaan untuk dapat selalu membantu masyarakat sekitar perusahaan,” ujar Yuni Astuti.

Ia juga berharap, bencana korban banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, merupakan bencana yang pertama dan terakhir. Untuk itu, ia mengingatkan agar perusahaan yang ada untuk memperhatikan dan selalu mengawasi yang menjadi tanggungjawab perusahaan, dengan selalu berkoordinasi dengan pemerintah, terutama ditingkat kelurahan atau desa. “Koordinasi perlu lebih ditingkatkan, agar permasalahan yang ada dapat segera teratasi, ” katanya lagi (vb/Rudi)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.