Kontingen Teater Legenda Daerah Terancam Batal Berangkat

July 18, 2009 by  
Filed under Berita

Samarinda-vivaborneo.com- Sebanyak 15 orang kontingan teater Legenda Daerah terancam batal berangkat untuk mengikuti kegiatan Temu Karya Taman Budaya se Indonesia yang akan diadakan pada (27/7) di Padang Sumatera Barat.“Kontingen Taman Budaya Kaltim terancam batal berangkat,” ujar Kepala UPTD Taman Budaya Kaltim Drs H Sutoro kepada vivaborneo.com. Hal ini dikarenakan hingga saat ini pihak UPTD Taman Budaya masih kesulitan untuk memenuhi pendanaan yang mencapai Rp 120 juta untuk biaya keseluruhan bagi kontingen tersebut.

“Dana yang ada saat ini Rp 50 juta,” tambah Sutoro. Padahal dana yang diperlukan seluruhnya mencapai Rp 120 juta, maka pihak UPTD Taman Budaya Kaltim masih kekurangan dana sekitar Rp 70 jutaan lagi.

Waktu yang semakin dekat yang hanya tinggal beberapa hari ini, tentu sangat membuat UPTD kesulitan untuk mengusahakan pencarian dana kontingen untuk berangkat dan mengikuti kegiatan temu karya nasional tersebut.

Memang dalan anggaran tahun ini UPTD Taman Budaya Kaltim dipatok pada APBD sebesar Rp 5 miliar dalam tahun anggaran 2009 ini, padahal idealnya anggaran pertahunnya mencapai Rp 15 miliar. Dengan mencakup untuk pembiayaan operasional rutin kantor dan pemeliharaan aset-aset serta kegiatan-kegiatan seni budaya secara lokal maupun regional serta even nasional.

Sejak tahun ini UPTD Taman Budaya Kaltim tidak berada dibawah Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kaltim tetapi Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, yang sudah tentu anggaran Dispar yang sangat terbatas tersebut maka akan berpengaruh pada kegiatan-kegiatan yang lainnya.

“Terbitnya SK Gubernur Kaltim Nomor 24 tanggal 25 Februari 2009, maka UPTD Taman Budaya berada dibawah Dinas Pariwisata Kaltim,” tutup Sutoro.(vb/016)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.