Khafilah Kaltim Ikuti MTQ Nasional ke-23

June 2, 2010 by  
Filed under Religi, Sosial & Budaya

SAMARINDA-vivaborneo.com,  Wakil Gubernur  Farid Wadjdy berjanji akan memberikan penghargaan sebesar  Rp150 juta kepada khafilah yang dapat menjadi juara I Nasional pada MTQ Nasional ke-23 di Bengkulu, Juni mendatang.  Hal tersebut disampaikan Farid Wadjdy ketika memberi sambutan pada acara pelepasan khafilah MTQ ke- 23, Selasa, (1/6) di Ruang Tepian Setdaprov  Kalimantan Timur.            “ Pemprov  akan memberikan hadiah sebesar Rp150 juta kepada khafilah yang bisa menjadi juara pertama  nasional pada MTQ tersebut. Hal ini dimaksud sebagai suatu bentuk penghargaan dan apresiasi pemerintah atas jerih payah yang telah dilakukan selama puluhan tahun oleh pada orang tua dan ustadz yang membimbing mereka hingga seperti ini dan juga sebagai ungkapan rasa syukur dan sebagai uang pembinaan” kata Farid Wadjdy.
MTQ Nasional ke-23  berlangsung mulai tanggal 2-12 Juni 2010  di Bengkulu dan  khafilah Kaltim akan   mengikuti semua cabang yang diperlombakan di MTQ Nasional tersebut . Khafilah Kaltim berjumlah 60 orang  terdiri dari  40 peserta lomba dan 16 orang pelatih  dari seluruh cabang lomba.

Sementara itu, dalam sambutannya  ketua panitia  MTQ, H Elbadiansyah  menjelaskan  bahwa khafilah Kaltim akan bertolak Rabu pagi ini (2/6) dari Bandara Sepinggan Balikpapan. Sebelumnya para peserta yang merupakan  para juara di MTQ Kaltim ke- 32  di Samarinda, telah mendapat tambahan pelatihan  sejak 24 Mei hingga 1 Juni 2010 di Hotel Atlit Sempaja Samarinda.
Pada kesempatan itu pula,  panitia meminta doa dan restu agar  semua khafilah  dapat menyuguhkan penampilan terbaik dan maksimal sehingga mampu  menyumbangkan kejuaraan di tingkat nasional, untuk mengharumkan nama Kaltim di ajang MTQ Nasional ke-23 di Bengkulu. (vb/kiki)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.