Kedai Kopi Sebagai Tempat Sosialisasi

January 16, 2010 by  
Filed under Gaya Hidup

Kopi dianggap sebagai minuman berkelas oleh sebagian  masyarakat, bahkan melebihi kebiasaan minuman teh. Kebiasaan minum kopi ini sudah menjadi tren dan berlangsung sejak lama.  Kegiatan minum kopi bahkan sudah menjadi bagian gaya hidup masyarakat perkotaan masa kini. Beraneka ragam jenis dan rasa yang ditawarkan membuat kopi menjadi sangat disukai oleh remaja, laki-laki dan perempuan, hingga orang tua. Bahkan kedai  kopi yang disebut “Café” menjadi tempat sosialisasi bagi remaja dan kalangan muda. Boleh dikata, kopi tidak lagi monopoli orang tua dan kaum lelaki saja.

Penggemar kopi tidak hanya kaum lelaki

Penggemar kopi tidak hanya kaum lelaki

Kedai-kedai kopi kini memberikan tampilan kopi lebih menarik, dalam cangkir maupun mug dengan bentuk yang khas. Begitu pula dengan kursi yang nyaman dan ruangan ber-AC serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mampu membuat pengunjung betah berlama-lama menikmati kopi, seperti TV kabel, hot spots internet, live music, dan aneka hidangan ala Barat seperti pizza, burger dan kentang goreng.

Beberapa jenis kopi yang disediakan kedai kopi cukup beragam. Sebut saja Americano atau American-style coffee, lebih encer daripada espresso dan disajikan dalam gelas besar. Doppio atau double shot, kandungan espresso-nya dua kali lebih banyak dibanding yang biasa. Freddo, disebut juga dengan iced coffee. Hag, kopi tanpa kafein.

Sementara itu, Latte adalah kopi yang dipadukan dengan susu panas, nikmat sebagai menu sarapan. Cappucino, espresso dikombinasikan dengan busa susu, dengan taburan coklat atau kayu manis bubuk di atasnya. Macchiato, cappuccino dalam ukuran kecil. Marocchino, espresso dipadukan dengan sedikit susu panas dan coklat bubuk. Granita di caffe con panna, jenis minuman kopi dingin es salju dan whipped cream di atasnya.

Sejarah Kopi

Cerita seorang penggembala kambing yang bernama Khalid di Kaffa di Ethiopia yang mendapati para kambingnya tiba-tiba bersemangat dan aktif setelah mengunyah serumpun buah kemerahan yang mirip cherry, dipercaya menjadi titik awal di mana kopi itu berasal.

Di Indonesia kita mengenal dua macam kopi  saja, kopi arabica dan kopi robusta. Kopi ada empat  jenis, yaitu kopi arabica (Coffea arabica), kopi robusta (Coffea canephora), kopi liberica (Coffea liberica) dan kopi excelsa (Coffea dewevrei).

Konon kopi liberica merupakan “best of the best” dari segala kopi di dunia ini. Sayangnya kopi liberica ini sangat kecil volume yang beredar di dunia. Konon, kopi liberica ini tanamannya termasuk tanaman hutan dan banyak terdapat di pedalaman Kalimantan sana dan sudah berabad lamanya menjadi minuman tradisional suku Dayak di sana. Pohon liberica ini bisa mencapai ketinggian 30 m, dan biji kopi liberica merupakan biji kopi dengan ukuran terbesar di dunia.

Kopi yang beredar di dunia secara umum terbagi menjadi 70% Arabica dan 30% Robusta. Kita patut berbangga bahwa Indonesia merupakan penghasil the best Arabica coffee di dunia, walaupun bukan penghasil Arabica terbesar di dunia. Arabica sendiri masih terbagi menjadi dua lagi, yaitu commercial arabica dan specialty arabica. Commercial arabica adalah arabica ‘pasaran’ yang walaupun grade’nya lebih tinggi dari robusta, tapi tidak memiliki rasa spesifik yang unik.

Kopi Arabika merupakan kopi dengan berkualitas tinggi yang aromanya harum, sedangkan kopi robusta yang cenderung lebih pahit dan asam.  Konon cita rasa kopi turut ditentukan oleh dimana  tersebut ditanam. Commercial arabica mendominasi dunia dengan 63%, yang terutama dihasilkan di Columbia dan Brazil.

Sementara specialty arabica hanya mengisi 7%. Ada tujuh macam kopi arabica, enam di antaranya dihasilkan oleh Indonesia, dan hanya satu dihasilkan oleh Jamaica yang sangat terkenal dengan nama Blue Mountain. Kopi Blue Mountain yang asli memang cukup mahal, mantap dan enak.

Adapun enam jenis kopi arabica Indonesia adalah: Gayo di Aceh, Mandheling di Sumatera Utara, Java di Jawa (terutama Jawa Timur), Kintamani di Bali, Toraja di Sulawesi dan jenis baru Mangkuraja dari Bengkulu. Toraja sendiri sering juga disebut dengan Kalosi Toraja, Mandheling kadang ditulis dengan Mandailing. Ada juga orang yang menggolongkan Gayo dan Mandheling menjadi satu yaitu Sumatra Coffee, seperti penggolongan yang dilakukan oleh Starbucks.

Kopi Luwak

Aneka jenis biji kopi (foto:unikweb.com)

Aneka jenis biji kopi (foto:unikweb.com)

Sebenarnya ada satu jenis lagi yang sangat-sangat spesifik dan sangat mahal, yaitu kopi luwak. Kopi luwak memang satu-satunya kopi paling exotic dan langka di dunia. Penghasil kopi luwak yang paling kuat hanyalah Indonesia dan Phillipines. Di Indonesia masih kalah dengan Phillipines yang sudah mulai menekuni dan mencoba menternakkan luwak ini, dan banyak sekali para spesialis yang memiliki ilmu khusus melacak keberadaan luwak di pegunungan-pegunungan.

Kopi luwak ini dihasilkan oleh seekor binatang sejenis musang yang memakan buah kopi (coffee cherries) yang betul-betul matang pohon, dan mengeluarkan kotoran dengan biji kopi yang masih utuh di tengah kotoran yang tersebar di seluruh perkebunan kopi di pegunungan-pegunungan. Biji kopi yang tidak tercerna dan ikut keluar bersama kotoran tersebut sudah mengalami proses fermentasi alami di sistem pencernaan binatang itu, yang setara dengan fermentasi dan pemanggangan khusus kelas tinggi.

Fakta Tentang Kopi

  1. Meminum kopi antara 1-3 cangkir kopi sehari dapat membuat tubuh terasa segar, bergairah, daya pikir lebih cepat, tidak mudah lelah ataupun mengantuk. Kafein yang terkandung di dalam kopi dapat membantu merubah cadangan lemak menjadi energi. Jadi wajarlah bila kopi dapat dapat menstimulasi susunan saraf pusat (otak) menjadi lebih bersemangat dan meningkatkan gairah kerja dalam mengawali hari baru.
  2. Bagi sebagian orang, minum kopi di pagi hari merupakan suatu kebutuhan. Kopi memang sebaiknya dikonsumsi di pagi hari untuk menambah tenaga dan semangat, bukan di malam hari ketika organ-organ tubuh sudah harus beristirahat untuk tidur.
  3. Bagi sebagian wanita, menjadikan kopi sebagai cara diet untuk menunda lapar dengan minum kopi dipagi hari.
  4. Anak –anak yang  diberi minum sedikit  kopi setiap minggunya, terbukti dapat menguatkan jantungnya.
  5. Tidak semua orang dapat mengkonsumsi kopi, terutama jika orang tersebut menderita maag, atau memiliki penyakit tertentu. Mengkonsumsi kopi sebaiknya juga tidak berlebihan karena dapat menyebabkan insomnia, sakit kepala, maupun jantung berdebar-debar. Minum kopi sebanyak 8-10 cangkir dalam sehari sudah termasuk kategori berlebihan.(vb-01/foto: doc)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.