Kapsul Tanduk Rusa Hasil Utama Penangkaran Desa Api-Api

March 19, 2010 by admin  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA -  vivaborneo.com – Usaha-usaha perlindungan dan pemuliaan rusa telah dibentuk Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Peternakan membangun Penangkaran Rusa Sambar (Cervus unicolor brookei) yang berlokasi di desa Api-api Kecamatan Waru Kabupaten Paser sejak lebih dari 10 tahun lalu. Saat ini populasi ternak di penangkaran Desa Api-Api berjumlah 220 ekor  dengan  produk utama tanduk rusa muda (velvet) yang diolah menjadi   makanan suplemen kesehatan.

Velvet  antler atau yang di Negara Rusia dikenal dengan sebutan  Pantoerin adalah tanduk rusa  muda yang masih dalam masa pertumbuhan dan berbentuk tulang muda. Tanduk ini dihasilkan oleh tanduk rusa jantan yang pertama kali terbentuk pada saat rusa berusia 10 bulan.

Kepala Dinas Peternakan Kaltim, Ir Ibrahim MAP, mengatakan produksi suplemen dari tanduk rusa ini telah dipasarkan ke berbagai tempat khususnya Pulau Jawa dan Sumatera.

“Walau tidak ada promosi khusus, namun permintaan akan  suplemen tanduk rusa ini terus meningkat. Jadi selain penangkaran rusa, hasil utamanya adalah ranggah atau tanduk muda rusa ini,” ujarnya.

Khasiat tanduk rusa ini, lanjutnya  diantaranya adalah sebagai tonik penambah tenaga dan meningkatkan kemampuan otot, memperbaiki sirkulasi darah, menambah darah, mengatasi efek penuaan, mempercepat penyembuhan luka dan meningkatkan  potensi seksual pria dan wanita.

Kapsul velvet adalah ramuan alami hasil pengembangan dari metode pengobatan tradisional Cina. Ramuan ini terbuat dari 100 persen dari tanduk (ranggah) muda rusa yang mulai mengeras, ketika supplai darah dan saraf terhenti dan akhirnya terlepas dengan sendirinya.

“Jika tanduk muda ini diambil pada saat yang terpat sebelum berubah menjadi tulang, seluruh bagian velvet antler dapat digunakan untuk tujuan pengobatan,” ujar Ibrahim.

Hasil indikasi menunjukkan bahwa ranggah muda rusa Sambar mengandung tujuh asam amino essensial yaitu asam amino yang dapat disintesa oleh tubuh manusia, diantaranya Histidin, Iso-Leusin, Leusin, Lysin, Fenilalanin, Threonin dan Valin.  Disamping itu ranggah muda ini juga mengandung asam lemak Omega-6  dan  Omega-3.

“Kedua asam lemak tidak jenuh tersebut berfungsi memelihara struktur, fungsi sel-sel dan membrane sel, sebagai precursor dari asam eicosanoat dalam tubuh dan juga berfungsi sebagai bahan dasar sintesa hormone-hormon yang mengatur terbentuknya pembekuan darah, immune respon, radang respon terhadap luka dan infeksi,” jelas Ibrahim. (vb-01)

Artikel terkait :

  • Rusa Sambar, Dari Alam ke Penangkaran
  • Desa Api-api jadi Peternakan Rusa Sambar
  • Rusa Jadi Maskot Kabupaten Penajam Paser Utara
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

online counter