Kaltim Upayakan Peningkatan Populasi Ternak

September 4, 2010 by  
Filed under Kalimantan Timur

TANJUNG SELOR-vivaborneo.com, Kepala Dinas Peternakaan Kaltim, H Ibrahim mengatakan swasembada daging di Kaltim diupayakan dicapai pada 2014 mendatang. Swasembada daging bukan hanya untuk daging sapi, tetapi untuk seluruh  daging dari berbagai jenis ternak. Diantara upaya yang akan terus dilakukan adalah mendorong populasi ternak di Kaltim. “Swasembada daging hanya dapat dilakukan dengan peningkatan populasi ternak. Populasi ternak yang ada saat ini masih belum mencukupi kebutuhan daging di Kaltim,” kata Ibrahim saat melakukan peninjauan ternak sapi di daerah transmigrasi Slimao, Tanjung Selor, Rabu (1/9) lalu.

Ibrahim mengungkapkan, populasi ternak khususnya sapi di Kaltim saat ini hanya sekitar 40.000 ekor tersebar di beberapa kabupaten/kota. Populasi terbesar berada di Kabupaten Bulungan sekitar 10.000 ekor sapi, disusul Kabupaten Paser, Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Populasi ternak di luar  kabupaten/kota tersebut diakui Ibrahim, meski ada namun masih belum signifikan.

Sementara itu, kebutuhan daging secara keseluruhan setiap tahunnya sekitar 40.000 ekor. Sedangkan dari populasi 40.000 ekor yang ada saat ini, realisasi ternak yang bisa dipotong hanya sekitar 20 persen atau 5.000 hingga 6.000 ekor sapi pertahun. Karena itu, Kaltim masih akan bergantung dengan pasokan daging dari luar daerah.

Pada tingkat kebutuhan daging seperti itu, maka idealnya lanjut Ibrahim, populasi ternak sapi harus mencapai 300.000 ekor,  terdiri dari sapi betina dan pejantan.

”Peningkatan populasi bisa dilakukan dengan penambahan bibit dan menghindari pemotongan sapi betina unggul. Dengan demikian pengembangan dan pembibitan sapi akan sebanding dengan tingkat kebutuhan daging, sementara stok ternak sapi tetap  aman untuk beberapa tahun selanjutnya,” beber Ibrahim didampingi Kadis Pertanian Bulungan, Ir. Ahmad Idham.

Untuk rencana tersebut, tahun 2011 direncanakan penambahan bibit sapi sebanyak 100 ekor yang akan disebar di 14 kabupaten kota. Dari jumlah itu 1.500 ekor sapi akan dibantu melalui APBD provinsi.  Selebihnya telah disepakati akan menjadi terbagi untuk 14 kabupaten/kota.

Ibrahim juga berharap agar dukungan kabupaten/kota bisa lebih ditingkatkan agar demi pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan dan pedalaman. Potensi peternakan sapi menurut Ibrahim sangat besar, terlebih lagi jika mensinergikannya di sektor pertanian. (vb/sam)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.