Kaltim Segera Miliki Sekolah Jurnalistik Indonesia

August 30, 2010 by  
Filed under Berita

SAMARINDA  – vivaborneo.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kaltim segera mengelola Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) milik Pemerintah Provinsi  Kaltim di Samarinda. Demikian dijelaskan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)  Kaltim, M Jauhar Effendi saat rapat dengan Pengurus PWI Kaltim di kantornya , Kamis (12/8).”Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI)   diusahakan dapat beroperasi pada Oktober 2010.  Sementara lama belajar pada SJI diprogramkan sekitar dua bulan  setiap angkatannya. Hingga saat ini masih terus dilakukan langkah-langkah konkret demi terwujudnya SJI yang merupakan gagasan PWI Kaltim dan mendapat dukungan dari Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak. Gubernur sangat mendukung pendirian sekolah jurnalistik dengan tujuan untuk meningkatkan SDM profesi wartawan tidak saja di Kaltim tetapi juga secara nasional,” ujarnya.

Dijelaskan juga, untuk pengelolaan dan pengoperasian SJI,  hingga saat ini masih belum dapat dilakukan karena  menunggu pencairan dana yang telah diajukan oleh PWI Kaltim melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah- Perubahan(APBD-P) Kaltim 2010.

”APBD-P 2010  memang sudah disahkan pada Juli, namun hingga saat ini masih dalam proses verifikasi di Depdagri, setelah dana yang diajukan PWI Kaltim nanti ada kejelasan, maka SJI akan segera beroperasi,” ujar Jauhar.

Sementara itu, Sekretaris PWI Kaltim, Intoniswan mengatakan pengelolaan SJI Kaltim yang berada di Samarinda segera dilakukan setelah permohonan bantuan keuangan yang diajukan kepada Pemprov Kaltim melalui APBD-Perubahan  2010 bisa dicairkan. Besarnya anggaran yang diajukan sekitar 300 juta dan dipastikan jika dana telah tersedia, maka langsung bisa melakukan proses belajar mengajar.

Menurutnya, berbagai langkah dan persiapan terus dilakukan guna terwujudnya SJI ini, di antaranya adalah berbagai pertemuan dengan sejumlah pihak terkait, termasuk studi banding yang sudah dilakukan pengelola  SJI Palembang sesuai dengan permintaan Awang Faroek.

Dalam waktu dekat pihaknya juga melakukan sosialiasi tentang rencana pengelolaan SJI Samarinda kepada pemilik atau pemimpin media yang ada di Samarinda. Sosialisasi juga dimaksudkan agar para pemimpin media mengirimkan sejumlah wartawan untuk dididik di SJI agar SDM-nya lebih meningkat.

”Sasaran kita pada angkatan pertama SJI Samarinda adalah, siswa yang belajar merupakan wartawan yang telah bekerja minimal enam bulan, siswa yang belajar di SJI tidak dipungut biaya. Kita juga masih mencari formula apakah di sekolah ini nantinya akan diberlakukan sistem asrama atau tidak,” kata Intoniswan.(vb/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.