Kaltim Hijau, Bukti Nyata Dukungan Kaltim Antisipasi Pemanasan Global

February 19, 2010 by admin  
Filed under Berita

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy menegaskan Pemprov Kaltim sangat serius dengan rencana aksi Kaltim Green atau Kaltim Hijau yang dicanangkan, 7 Januari 2010 lalu.  Langkah Pemprov Kaltim yang didukung seluruh pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan di 14 kabupaten/kota tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Kaltim untuk mengantisipasi pemanasan global dan mitigasi perubahan iklim dunia.“Kaltim Green yang kami canangkan adalah bentuk nyata dukungan bahwa Kaltim sangat serius mendorong masyarakat Kaltim untuk secara bersama-sama memahami pentingnya menghijaukan Kaltim,” kata Farid Wadjdy ketika menerima    kunjungan konsultan dari McKinsey & Company  dan Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) di ruang rapat Tepian I Setprov Kaltim, Senin (15/2).

Rencana aksi yang telah dirancang Pemprov Kaltim menurut Farid Wadjdy sekaligus bentuk dukungan Kaltim terhadap program nasional yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yodhoyono (SBY), sekaligus bukti nyata kepada dunia internasional bahwa Kaltim dan seluruh masyarakatnya siap membantu mengantisipasi  dengan tindakan nyata tentang aksi-aksi penyelamatan dan pelestarian lingkungan hidup.

Sementara itu, Agus Purnomo dari DNPI mengakui rencana aksi yang telah digalang dan sedang dilaksanakan oleh Pemprov Kaltim dan 14 kabupaten/kota akan menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia.  “Rencana aksi Kaltim Hijau akan menjadi contoh bagi provinsi lain. Kaltim termasuk provinsi yang memiliki respon sangat baik untuk antisipasi pemanasan global dan mitigasi perubahan iklim,”  puji Agus Purnomo.

Ia bahkan memberi isyarat, Kaltim berpotensi mendapat dukungan dari lembaga-lembaga donor internasional untuk menopang berbagai kegiatan yang akan dilakukan. Semakin cepat rencana aksi dan berbagai kegiatan dilakukan, maka kemungkinan semakin terbuka pula peluang bagi Kaltim untuk memperoleh respon internasional.

“Jadi bukan tidak mungkin program penghijauan di Kaltim nantinya didukung oleh dana-dana internasional, bahkan bisa jadi Kaltim tidak perlu mengeluarkan biaya,” imbuhnya.
Sedangkan Daniel Chirpich dari McKinsey & Company menjelaskan berbagai kiat tentang membangun pertumbuhan   ekonomi dengan karbon rendah atau dengan tingkat emisi rendah. Pilihan pengurangan emisi bisa dilakukan dengan 2 pola.  Pilihan pengurangan emisi tanpa biaya contoh melakukan penghematan listrik, menggunakan kendaraan hemat energy dan sebagainya.  Kedua, mengurangi emisi dengan biaya murah hingga biaya mahal. Contohnya,  mencegah terjadinya kebakaran secara langsung adalah upaya menekan emisi udara.  Cara lain  diantaranya pencarian alternatif nafkah  bagi para peladang, penegakan hukum bagi illegal logging melalui cost penegakan hukum,  penanaman pohon agar  fungsi ekosistem  alam terjaga baik. Sedangkan upaya menekan emisi yang bisa dilakukan dengan biaya tinggi antaralain membangun  timber plantation (perusahaan perkebunan) dan penghasil energi panas bumi (Geothermal). (vb-003)

Artikel terkait :

  • Rela Cat Rambut Demi Kaltim Hijau
  • Gema Kaltim Hijau Sampai Palembang
  • DEKLARASI KALIMANTAN TIMUR HIJAU
  • Kaltim Hijau Berlanjut Hingga 2010
  • Kaltim Berupaya Kurangi Ketergantungan Energi
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

online counter