Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Termuda di Kaltim

December 6, 2008 by  
Filed under Serba-Serbi

Kabupaten Tana Tidung adalah salah satu Kabupaten di provinsi Kalimantan Timur, Indonesia yang baru disetujui pembentukannya pada Sidang Paripurna DPR RI pada tanggal 17 Juli 2007, dimana disetujui pembentukan kabupaten/kota baru sebanyak 14 di seluruh Indonesia. Kabupaten ini merupakan pemekaran dari 3 wilayah kecamatan di Kabupaten Bulungan yakni Kecamatan Sesayap, Sesayap Hilir dan Tanah Lia.

Mencuatnya nama sebuah kabupaten baru yaitu Kabupaten Tana Tidung, adalah hasil dari sebuah deklarasi yang dilakukan sejumlah tokoh masyarakat dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Bulungan.

Deklarasi yang sekaligus pembentukan presidium untuk memperjuangkan KTT, waktu itu dilaksanakan pada tanggal 28 November 2002 lalu, di Kayan Restoran Hotel Tarakan Plaza. Acara yang dihadiri sekitar 148 tokoh dari berbagai etnis masyarakat Kalimantan Utara itu, berlangsung dengan nuansa budaya yang sangat kental. Mulai dari pantun dalam bahasa Tidung, hingga tarian dan pakaian adat, mewarnai malam pendeklarasian KTT itu.

Tak ketinggalan, sejumlah pejabat pemerintahan dan muspida se Utara turut hadir dalam acara yang tema utamanya adalah mendeklarasikan keinginan masyarakat untuk membentuk sebuah kabupaten baru yang dinamai Kabupaten Tana Tidung.
Dengan hadirnya Kabupaten Tana Tidung ini diharapkan, pembentukan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) segera diwujudkan oleh Provinsi Kaltim sebagai provinsi induk.

Suku Tidung

Dari berbagai sumber dan literature, Suku Tidung merupakan suku yang tanah asalnya berada di bagian utara Kalimantan Timur. Suku ini juga merupakan anak negeri di Sabah, jadi merupakan suku bangsa yang terdapat di Indonesia maupun Malaysia (negeri Sabah). Suku Tidung semula memiliki kerajaan yang disebut Kerajaan Tidung. Tetapi akhirnya punah karena adanya politik adu domba oleh pihak Belanda.

Bahasa Tidung

Bahasa Tidung dialek Tarakan merupakan bahasa Tidung yang pertengahan karena dipahami oleh semua warga suku Tidung. Beberapa kata bahasa Tidung masih memiliki kesamaan dengan bahasa Kalimantan lainnya. Kemungkinan suku Tidung masih berkerabat dengan suku Dayak rumpun Murut (suku-suku Dayak yang ada di Sabah). Karena suku Tidung beragama Islam dan mengembangkan kerajaan Islam sehingga tidak dianggap sebagai suku Dayak, tetapi dikategorikan suku yang berbudaya Melayu (hukum adat Melayu) seperti suku Banjar, suku Kutai, dan suku Pasir.
Bahasa Tidung termasuk dalam “Kelompok Bahasa Tidung” salah satu bagian dari Kelompok Bahasa Dayak Murut. Kelompok Bahasa Tidung terdiri : Bahasa Tidung (tid), Bahasa Bulungan (blj), Bahasa Kalabakan (kve), Bahasa Murut Sembakung (sbr), Bahasa Murut Serudung (srk)

Persamaan kosakata bahasa Tidung dengan bahasa-bahasa Kalimantan lainnya, misalnya :
matonandow dalam bahasa Tidung sama dengan matanandau ( bahasa Ngaju) artinya matahari.
Kata Bubuan dalam bahasa Tidung sama dengan bubuhan (bahasa Banjar) artinya keluarga, kerabat. Taka dalam bahasa Tidung sama dengan takam (bahasa Maanyan) atau taka (bahasa Pasir) artinya Kita.

Kepala=Utok
Rambut=Abuk
Telinga=Telingo
Hidung=Adung
Pipi =Malo
Mulut =Kabang
Leher =Liog
Perut =Tinay
Tangan =Tendulu
Kaki =Tanog
kuku =Sandop
Paha =Apa
Lutut =Atut
Pinggang=Awak
Dada =Kubab
Bapak =Yama
Ibu =Ina
Nenek =Yadu
Kakek =Yaki
Paman =Yujang
Tante =Yacil
Adik =Yadi
Kakak =Yaka
Keponakan =Yakon
Cucu =Ingkupu
Saudara =Pensulod
Nenek Moyang =Yadu yaki
Ipar =Yangu
Menantu =Anak Iwan
Mertua =Iwan

Kabupaten Tana Tidung,
Ibu kota : Tideng Pale
Luas Wilayah :4.828 km²
Jumlah Penduduk : 28.000 (2007) dengan kepadatan : 5,79 jiwa/km²
Pembagian administratif : 4 Kecamatan.
Terbentuk tanggal : 17 Juli 2007
Pj. Bupati Ir. Zaini Anwar, MM
Suku bangsa Tidung, Berusu

Kesultanan Sulu

Dalam sejarah kesultanan Sulu dikatakan, Sultan Sulu yang bernama Sultan Salahuddin-Karamat atau Pangiran Bakhtiar telah berkawin dengan seorang gadis Tionghoa yang berasal dari daerah Tirun (Tidung). Dan juga karena ingin mengamankan wilayah North-Borneo (Kini Sabah) selepas mendapat wilayah tersebut dari Sultan Brunei, seorang putera Sultan Salahuddin-Karamat yaitu Sultan Badaruddin-I juga telah memperisterikan seorang Puteri Tirun atau Tidung (isteri kedua) yang merupakan anak kepada pemerintah awal di wilayah Tidung. (Isteri pertama Sultan Badaruddin-I, dikatakan adalah gadis dari Soppeng, Sulawesi Selatan. Maka lahirlah Datu Lagasan yang kemudianya menjadi Sultan Sulu bergelar, Sultan Alimuddin-I ibni Sultan Badaruddin-I). Dari zuriat Sultan Alimuddin-I inilah dikatakan datangnya Keluarga Kiram dan Shakiraullah di Sulu.

Maka dari darah keturunan dari Puteri Tidung ini lah seorang putera bernama Datu Bantilan dan seorang puteri bernama Dayang Meria. Datu Bantilan kemudiannya menaiki takhta Kesultanan Sulu (menggantikan abangnya Sultan Alimuddin-I) pada tahun sekitar 1748, bergelar Sultan Bantilan Muizzuddin. Adindanya Dayang Meria dikatakan kawin dengan seorang pedagang Tionghoa, dan kemudiannya melahirkan Datu Teteng atau Datu Tating. Dan dari zuriat Sultan Bantilan Muizzuddin inilah datangnya Keluarga Maharajah Adinda, yang kini merupakan “Pewaris Sebenar” kepada Kesultanan Sulu mengikut Sistem Protokol Kesultanan yang dipanggil “Tartib Sulu”.

Dikatakan juga pewaris sebenar itu bergelar, Duli Yang Maha Mulia (DYMM) Sultan Aliuddin Haddis Pabila. Dan juga dinyatakan bahawa ‘Putera Mahkota’ kesultanan Sulu kini adalah putera bongsu kepada DYMM Sultan Aliuddin yang bernama Duli Yang Teramat Mulia (DYTM) Datu Ali Aman atau digelar juga sebagai “Raja Bongsu-II” (*Gelaran ini mungkin mengambil sempena nama moyang mereka yang bernama Raja Bongsu atau Pengiran Shahbandar Maharajalela, yang merupakan putera-bongsu kepada Sultan Muhammad Hassan dari Brunei. Dikatakan Raja Bongsu ini telah dihantar ke Sulu menjadi Sultan Sulu menggantikan pamannya Sultan Batarasah Tengah Ibnu Sultan Buddiman Ul-Halim yang tiada putera. Ibu Raja Bongsu ini adalah puteri kepada Sultan Pangiran Buddiman Ul-Halim yang berkahwin dengan Sultan Muhammad Hassan).(vb/01/berbagai sumber)

Respon Pembaca

31 Komentar untuk "Kabupaten Tana Tidung, Kabupaten Termuda di Kaltim"

  1. sharief lobo on Wed, 11th Feb 2009 7:15 pm 

    selamat,
    atas narasi yang gemilang dapat saya katakan. dengan ini sebagian masyarakat dapat mengenal sedikit mengenai daerah ini. perlu sedikit penelaahan lagi dari kosakata bahasa tidung tersebut, karena bahasa yang digunakan dan tulisannya perlu ditelaah lagi. memang pengenalan budaya dan sosial masyarakat tidung juga beragam.
    t’rime kasi ka

  2. cin on Tue, 2nd Jun 2009 6:48 pm 

    di daerah tana tidung dah ada listrik blom? air bersih? ksh tw ya… mau kkn nie di sana…

  3. Nyit2 on Thu, 4th Jun 2009 1:32 pm 

    Buat cin yang mau KKN di Tana Tidung, saya mau kasi info nie… klo di Tana Tidung udada Listrik n air bersih. Cuman, listriknya cuman malam aj,… maka c….

  4. tri murti on Fri, 5th Jun 2009 1:35 pm 

    duh….
    akhirnya bisa juga ke tana tidung lewat KKN, mudah2an ini menjadi awal untuk tau bagaimana jika bekerja jauh dari lokasi tempat tinggal,,,,’

    amien….
    sukses….

  5. Amir Syaiful on Sat, 19th Sep 2009 6:25 am 

    Meskinya untuk mengaktualisasikan Kabupaten Tana Tidung dan segala sesuatu hal yang menyangkut etnis Tidung adalah hasil sebuah seminar sehingga informasi yang diberikan lebih menjamin keakuratan informasi tidak hanya sekedar meyunting pendapat berbagai sumber yang tidak dijamin keakuratan datanya. setahu saya pusat kerajaan etnis Tidung yaitu kerajaan berayu yang berdiri sejak tahun 1319 (lihat peta lukisan sejarah yang di tulis oleh Mr. Muhammad Yamin) terletak di Menjelutung. daerah kekuasaannya meliputi daerah utara kaltim sampai ke daerah Sabah Malaysia. setelah kerajaan tersebut runtuh timbullah beberapa kerajaan Tidung yang Baru Yaitu Kerajaan Tidung Sesayap, Kerajaan Tidung Malinau, Kerajaan Tidung Tarakan, Kerajaan Tidung Sembakung dan Kerajaan Tidung Betayau. persamaan kosa kata antar sub etnis tidung adalah pengaruh bahasa melayu. seperti Paman = Kaman (Yujang dalam bahasa Tidung Tarakan). beberapa Sub Etnis Tidung memiliki ciri bahasa tersendiri yang dapat dibedakan menurut pokal dan konsonan. Pada Bahasa Tidung Sesayap konsonan “A” menjadi bunyi “O” seperti Tideng Pale menjadi Tideng Polo (Gunung Hambar), Makau men jadi Mokou (Jalan), ngakan menjadi ngakon (makan) dll. Bahasa Tidung Tarakan tidak mengenal Konsonan “C” seperti Uci menjadi Usi (Kucing), Penculod menjadi pensulod (Saudara), Mancak menjadi Mansak (masak) dll. Tidak benar bahasa tidung merupakan kelompok dari bahasa dayak Murud karena kosa kata yang sama dalam bahasa murud dengan bahasa Tidung sedikit sekali. jauh lebih banyak persamaan kosa kata dengan Suku Dayak Berusu, suku Dayak Tagel dan Suku dayak Tenggalan.

  6. denny sabrian on Thu, 15th Oct 2009 6:23 pm 

    apakah ada lowongan pekerjaan bagi saya agar bisa jadi pegawai negeri di kab. tana tidung? saya lahir di balikpapan, umur 36 tahun,pendidikan sarjana ekonomi,pengalaman kerja antara lain sebagai staff keuangan/ass. manager keuangan pada persero pt.brantas abipraya cabang nusa tenggara barat. staff keuangan pada cv.happy tumpang motor malang.

  7. dalma on Thu, 5th Nov 2009 8:31 am 

    Tana tidung…..salah satu daerah yg bisa di jadikan salah satu objek wisata. karena memiliki air terjun yg bertingkat tujuh dan ada tempat yg airx bisa lgs diminum…saya senang krn prnh tinggal dsana…..

  8. sayya on Thu, 5th Nov 2009 11:19 am 

    kabupaten tana tidung harus tetap berusaha
    untuk menjadi kabupaten yang baik. semangat ya……….
    bagi masyarakat tana tidung muyu harus kalap menunjukan potesi muyu sengai no.

  9. YULANDI HUSNI MUBARAQ, SP on Thu, 5th Nov 2009 11:39 am 

    Ass,..Ad info Penerimaan CPNS KTT gk ?…Klo Ada yg nyari S1 Pertanian, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian ( Agribisnis ) sy siap menjadi pegawai di sana.

  10. Andi Namirah, Apt on Fri, 18th Dec 2009 4:16 pm 

    Ass..Wr.Wb….
    Ada lowongan untuk profesi apoteker g disana?? Jika, ada….Saya bersedia ditempatkan n bekerjasama dengan pemda kab. tana tidung. Terima Kasih. Wassalam

  11. heri on Tue, 26th Jan 2010 6:19 am 

    ada lowongan kerja g yaK, aq orang KTT jg ne….

  12. Ali Sadikin, S.Pi on Wed, 3rd Mar 2010 10:51 am 

    Kabupaten Tana Tidung adalah harapan satu satunyanya tuk masyarakat pagun… dengan harapan tersebut saya mengajak teman teman yang satu komunitas ikut berpartisipasi tuk kemajuan kabupaten Tana Tidung. berika saran, pemikiran tuk KTT, jgn masalah yang di berikan. akan tetapi masalah yang ada sekarang kita selesaikan dengan solusi…

  13. BOSIK SAHAT MARTUA,STP on Tue, 27th Apr 2010 1:28 pm 

    Salam Hormat,
    Saya mau nanya,Pak/Ibu! Kapan kira – kira buka penerimaan CPNS untuk S-1 Teknologi Pertanian( Program Study Teknik Pertanian )di Tana Tideng Pale,karena saya pengen bekerja sebagai PNS di PEMKAB Tana Tidung,Saya berpengalaman dibidang perkebunan dan saya sekarang masih bekerja sebagai Field Manager di perkebunan kelapa sawit yang terletak di Kab.Nunukan.Saya sangat berharap sekali bisa bekerja Dinas Pertanian atau Perkebunan.Terimakasih.

    By :Bosik Sahat Martua, STP

  14. BOSIK SAHAT MARTUA,STP on Tue, 27th Apr 2010 1:43 pm 

    Salam Hormat,
    Saya lulusan S-1 Teknologi Pertanian ( Prog.Study Teknik Pertanian ) dari Universitas Sumatera Utara ( USU ). Saya berusia 29 tahun, bekerja diperusahaan perkebunan kelapa sawit yang terletak di Kab. Nunukan mulai Apri 2007 – Sekarang dan pengalaman sebagai Fiel Assistant, Field Manager dan jabatan terakhir sampai sekarang sebagai Staff Direktur Agronomi. Besar harapan saya dapat bekerja di Dinas Petanian atau Perkebunan di PEMKAB TANA TIDUNG. Terimakasih.

  15. redaksi on Tue, 27th Apr 2010 7:02 pm 

    COBA SAUDARA HUBUNGI DINAS PERTANIAN SETEMPAT, KARENA KABUPATEN BARU INI SANGAT MEMBUTHKAN SDM YANG MEMILIKI KWALIFIKASI DAN PENDIDIKAN YG CUKUP TINGGI, AKIBAT KEKURANGAN SDM, TERUTAMA PNS BERKWALITAS.

  16. hj abd samah sapni on Sat, 5th Jun 2010 9:29 am 

    Salam hormat,
    Alhamdulilah, sebagai seorang ethnis tidung saya mengucap syukur ke hedrat Allah SWA kerana dengan izinya serta atas daya usaha masyarakat Tidung dan dengan persetujuan kerajaan Indonesia akhirnya terbentuklah Kabupaten Tana Tidung di Kalimantan Timur. Tahniah kepada semua masyarakat Tidung dan setinggi-tinggi penghargaan kepada semua yang terlibat terhadap pembentukan kabupaten tersebut.
    Pembentukan Kebutapen Tana Tidung adalah merupakan satu kejayaan dan permulaan terhadap pengiktirafan kepada sumbangan masyarakat tidung terhadap ketamadunan nusantara sejak dahulu kala sebelum ketibaan penjajah Belanda dan penjajah British yang begitu licik dan mengadu domba menyebabkan kerajaan Tidung hancur dan akhirnya ethnis Tidung terpisah kepada dua kerakyatan dengan pembentukan kerajaan Indonesia dan kerajaan Malaysia selepas perang dunia kedua.
    Ethnis lain di Sabah khususnya yang menganggap ethnis Tidung di Sabah berasal dari Indonesia patut baca sejarah dan akur bahawa ethnis Tidung sejak lama dahulu bukan sahaja terdapat di Kalimantan tetapi ramai juga terdapat di Sabah khususnya bahagian pantai timur Sabah sejak sekian lama sebelum lagi pembentukan kerajaan Indonesia dan Malaysia.
    Melalui Perlembagaan Malaysia ethnis Tidung yang ada di Sabah sebelum dan semasa pembentukan Malaysia telah diiktiraf sebagai rakyat Malaysia, dalam masa yang sama ethnis Tidung yang terdapat di Kalimantan menjadi rakyat Indonesia semasa pembentukan kerajaan Indonesia.
    Kepada semua masyarakat Tidung, walau di mana sahaja berada sama ada di Indonesia atau di Malaysia, marilah kita bersatu semula dan sama-sama berusaha mempertabatkan kembali zaman kegemilangan masyarakat Tidung dan sama-sama berusaha untuk menyumbang terhadap kemajuan kerajaan Indonesia dan kerajaan Malaysia. Semoga kerajaan serumpun ini (Indonesia dan Malaysia)
    akan terus bersahabat dan aman makmur.
    Syabas semoga ethnis Tidung terus maju dan tidak hilang didunia.

  17. Endah Dwi Sulistyani, S. Sos on Tue, 13th Jul 2010 12:14 pm 

    Salam Hormat,
    Mohon apabila ada lowongan cpns di pemerintahan Kabupaten Tana Tidung tolong beritahu saya. Saya S1 ilmu pemerintahan,umur 29thn, pernah Kuliah krja nyata di daerah juata laut thn 2000,bersedia ditempatkan didaerah mana saja. Terima kasih.

  18. Ir Sudarto Urip Jarkasih on Tue, 24th Aug 2010 2:48 pm 

    Selamat sebagai Kabupaten termuda di Provinsi Kalimantan Timur, semoga lebih maju dan dapat mensejajarkan diri dengan kabupaten/kota yang sudah ada. Saya percaya dengan kerjasama yang baik antara eksekutif,legislatif,yudikatif dan masyarakat kabupaten ini akan menjadi maju, manfaatkan secara optimal potensi sumber daya alam yang ada dengan tidak mengesampingkan keseimbangan lingkungan hidup

  19. iindawati amkradiologi on Thu, 16th Sep 2010 7:47 pm 

    aswrwab.kapan penerimaan cpns tenaga kesehatan saya bersedia mengabdi di KTT saya propesi D3.Rontgen ,mudah2an ada formasi tahun ini 2010.terima kasih

  20. Amet on Sat, 20th Nov 2010 12:09 pm 

    ASSALAMUALAIKUM!Apa masi ada kesempatan untuk menjadi salah tenaga kerja d KTT? saya Alumni SI Jur. Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar 2010. terima kasih.salam

  21. azmil ahud on Thu, 20th Jan 2011 2:20 pm 

    salam ketandu , daku gitu anak Tidung intad sabah (Tawau) salam ketandu aa ..

  22. rani nurama yunita on Sun, 31st Jul 2011 7:56 am 

    KTT adlah kabupaten yg q bangga kan karna q lahir n dibesarkan di sana…
    di KTT tu asyik loooh…. bnyak tempat yg sangat sayang kita lewakan..
    seperti rongkang,gunung rian dlll………. jd kalau ke KTT gak pergi ke tempat wisatanya rugi dehhhhhhh n bklan gak afdol tu jdx perjalqananx…..

  23. andy sangat on Sun, 16th Oct 2011 11:06 am 

    Selamat untuk KTT jaya selalu.smga jd daerah maju yg balance antara perkembangan pembangunan dgn kelestarian lingkungannya.SUKSES

  24. andy sangat on Sun, 16th Oct 2011 11:08 am 

    minta foto2 nya ya,berbagai sudut daerah KTT.mksh sblmnya

  25. fitri on Wed, 9th Nov 2011 9:16 am 

    alamat kantor pemerintah kota nya di mana… bisa minta ga. thx

  26. rajuddin,SKM on Tue, 27th Dec 2011 9:49 pm 

    mohon infonya kapan tes cpds di kabupaten tanah tidung,saya pengen bekerja disana,terimah kasih,semog kita bisa bekerja sama untung membangun kab.KTT…amin

  27. bangbang a. windaya, s.pd. on Wed, 4th Apr 2012 8:26 pm 

    ada lowongan buat guru bahasa indonesia ga ? sy lulusan S1 pend. bahasa dan sastra indonesia, lulus tahun 2002 pengalaman mengajar 9 tahun d jawa barat, sekarang tinggal di tarakan

  28. anang on Wed, 6th Jun 2012 1:37 pm 

    Minta alamat kantor Kabupaten Tana Tidung dan no tilpon, Fax
    terima kasih

  29. indriana on Fri, 30th Nov 2012 12:47 pm 

    tolong dong informasi tentang pernikahan suku tidung, terimakasih :)

  30. Ami on Tue, 1st Jan 2013 11:42 pm 

    Memang benar sebagai kabupaten baru sangat miniyam sekali tersedianya Listrik akses jalan raya antar kabupaten minim sekali,aku ingin sekali membuat dan mengembangkan PLTB disana yg bisa banyak manfaat bagi masyarakat Kaltara.karena biaya penerangan 6 jam saja kami keluar biaya Rp. 50.000,- sungguh mahal dan miris.sedang untuk air bersih layak mandi minum aku sudah buat sistim osmose dg harga cukup murah dan selama ini aku pakai di Bogor memang butuh mesin pompa DAB karena pakai pompa kecil di Sesayap gagal.2 item dulu yang ingin aku wujud di sana,aku yakin dengan mengatasi energi listrik akan memberi kontribusi yg berarti bagi pembangunan Sesayap tanpa membebani APBD KTT,mohon doa restu dan dukungannya terutama orang tuaku di Paguntaka KTT.

  31. astutik on Thu, 15th Aug 2013 7:24 am 

    Ass,,,tahun ini ad lowong ga y tuk s1 bimbingan konseling
    Ditanma tidung mohon infonya
    Trimakasih

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.