Jalur Samarinda-Balikpapan Hanya Perlu Dua Jalur

May 4, 2010 by  
Filed under Opini

PADATNYA arus lalu lintas yang menghubungkan kota Samarinda dan kota Balikpapan sudah seharusnya dalam waktu dekat mendapat penanganan yang serius.Pada awal tahun 2000-an Samarinda-Balikpapan sengan jarak 110 km masih dengan mudah ditempuh dengan waktu 2 jam, bahkan bila laju dalam waktu 1 jam 30 menit sudah bisa sampe tujuan.

Tetapi begitu ditahun 2005-an keatas dimana pertambahan kendaraan meningkat pesat seiring dengan perkembangan perekonomian di era otonomi daerah tidak terbendung lagi. Jumlah kendaraan roda empat meningkat tajam, apalagi kendaraan roda 2 yang kabarnya mencapai 118 unit per hari.

Data di Kasat Lantas Poltabes Samarinda saja pada tahun 2009 jumlah kendaraan bermotor roda dua mencapai 3.500 unit perbulan, dan kendaraan roda empat bisa mencapai 500 unit perbulan.

Bertambahnya jumlah kendaraan tidak diimbangi dengan bertambahnya infrastruktur jalan sehingga menimbulkan kemacetan di kota Samarinda.
Dan sebagai imbasnya akibat bertambahnya jumlah kendaraan tersebut adalah jalur Samarinda-Balikpapan semakin padat, sehingga memakan waktu tempuh yang bertambah lama.

Untuk mengantisipasi ini Pemprop Kaltim sudah harus bertindak.
Tidak usah berfikir jalan tol, jalur kereta api atau bandara yang menunggu entah kapan realisasinya. Tapi cukup membuat jalan yang ada menjadi dua jalur.

Dua jalur itupun tidak perlu semuanya dari Samarinda-Balikpapan. Cukup dibuat dalam beberapa puluh kilometer dua jalur. Misalnya 5 kilometer 2 jalur, 10 kilometer 1 jalur. Sehingga kendaraan yang ada bisa menyalip kendaraan besar yang jalannya lambat.

Jika ini bisa diwujudkan waktu tempuh Samarinda-Balikpapan akan bisa kembali menjadi 2 jam. (vivaborneo)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.