Inflasi Agustus Kaltim Capai 0,94 Persen

September 3, 2010 by  
Filed under Berita

SAMARINDA- vivaborneo.com – Tingkat inflasi di Kaltim pada Agustus 2010 mencapai 0,94 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 127,66 pada Juli 2010 menjadi 128,86 pada Agustus 2010. Dengan angka tersebut, maka terjadinya inflasi tahun kalender Januari-Mei mencapai 5,92 persen.  Sedangkan inflasi year on year Agustus 2010 dibanding Agustus 2009 hanya mencapai 7,72 persen. Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim,  Johnny Anwar Rabu (2/9).

Kenaikan inflasi tersebut, menurut Johnny  dipengaruhi oleh kelompok barang dan jasa secara berurut yang mana memiliki kontribusi terbesar dalam memicu inflasi di Kaltim, seperti kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sekitar 1,77 persen, bahan makanan 1,20 persen, kesehatan 0,74 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,54 persen.

“Sedangkan deflasinya pada Agustus 2010 hanya terjadi pada kelompok transport dan komunikasi sebesar 0,03 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,01 persen,” jelas Johnny.

Sementara itu, dari tiga kota di Kaltim yang didata, yaitu Kota Samarinda, Balikpapan dan Tarakan, ternyata ketiga kota ini mengalami inflasi tahun kalender masing-masing, Samarinda sekitar 0,42 persen, Balikpapan 0,92 persen, dan Tarakan  mengalami inflasi sebesar 2,76 persen.

Dengan demikian, untuk ketiga kota ini inflasi tahun kalender 2010 sejak Januari-Agustus, masing-masing Samarinda mencapai 5,31 persen, Balikpapan 7,19 persen, dan Tarakan 4,48 persen.

Sedangkan untuk inflasi year on year Agustus 2010 terhadap Agustus 2009 pada masing-masing kota mencapai 6,89 di Samarinda, 8,68 di Balikpapan dan 7,83 persen di Tarakan.

Secara nasional terjadi inflasi sebesar 0,76 persen dimana inflasi tahun kalender Januari-Agustus sebesar 4,82 persen dengan inflasi year on year (Agustus 2010 terhadap Agustus 2009) mencapai 6,44 persen.(vb/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.