Indeks Disparitas Tingkat Hidup Warga Kaltim Terus Membaik

September 1, 2010 by  
Filed under Artikel

SAMARINDA –Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki indeks disparitas tingkat hidup yang tinggi dan terus membaik jika dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia. Beberapa kemajuan pembangunan begitu terasa, yakni apabila diukur  pada Indeks Disparitas Tingkat Hidup  Antar Provinsi (IDTHAP) Bidang Kesehatan dan Gizi, Pendidikan, Ketenagakerjaan, Sosial Budaya, dan Bidang Tehnologi Informasi. Demikian dikatakan Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik Badan Pusat Statistik, Ir Achmad Zaini, Msi di ruang kerjanya Jum’at (27/8)  pekan lalu.

Menurut Zaini, menurut data kondisi sosial ekonomi dan indikator penting Kaltim edisi Agustus 2010, posisi Kaltim diantara 33 provinsi di Indonesia menunjukkan banyaknya kemajuanpembangunan yang dapat dicapai melalui beberapa program yang di programkan pemerintah daearah.

Kaltim berada di urutan ke lima terbaik dalam bidang Kesehatan dan Gizi dibawah provinsi DKI Jakarta, DI  Yogyakarta, Bali, dan Sulawesi Utara. Angka harapan hidup sudah mencapai 70 tahun 8 bulan. Kelahiran ibu yang ditolong tenaga medis juga tinggi yaitu mencapai 85,18 persen.

“Dalam bidang Pendidikan, Kaltim berada pada peringkat ke tiga setelah DKI Jakarta dan Di Yogyakarta. Rata-rata lama sekolah masyarakat Kaltim selama 8 tahun 8 bulan. Sementara, dalam Indeks Bidang Ketenagakerjaan, Kaltim berada pada posisi ketiga setelah DKI Jakarta dan Riau. Sedangkan peringkat terburuk ada di provinsi Bengkulu, Maluku, Papua, Sulbar dan Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.

Dalam Bidang Sosial Budaya, lanjut Zaini,  Kaltim kembali berada di posisi ke tiga juga setelah DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta. Jika diukur dari lama menonton televise dalam seminggu, maka masyarakat Kaltim telah menonton selama 86,16 jam. Sedangkan minat membaca surat kabar, majalah dan bacaan lainnya, masyarakat Kaltim meluangkan waktu selama 36,33 jam. Begitu juga dalam waktu berolahraga, masyarakat menghabiskan waktu rata-rata 26,56 jam seminggu.

Dalam indek bidang tehnologi informasi, Kaltim berada di peringkat ke tiga juga dibawah DKI Jakarta dan DI  Yogyakarta. Sementara provinsi yang terburuk indeks akses tehnologi dan nformasinya adalah Sulawesi Barat, Papua, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

“76,57 persen masyarakat Kaltim telah memiliki telepon seluler, 16,30 persen memiliki komputer baik desktop dan  laptop atau notebook. Sedangkan lama masyarakat Kaltim dalam mengakses internet dalam sebulan, telah menghabiskan waktu 11,05 jam,” ujar Zaini.(vb/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.