Generasi Muda Calon Pemimpin Masa Depan

January 16, 2010 by  
Filed under Kalimantan Timur

BALIKPAPAN – Wakil Presiden Boediono mengatakan generasi muda akan menjadi penerus kepemimpinan bangsa. Karena itu generasi muda harus mempersiapkan diri  untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan  bangsa ini di masa depan. Penegasan tersebut disampaikan Boediono saat melakukan dialog dengan perwakilan siswa se-Kalimantan Timur di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri I Balikpapan, Jumat (15/1).Wapres menambahkan perlu persiapan  matang agar generasi muda mampu  menjadi pemimpin yang baik. Keterampilan dan dukungan ilmu pengetahuan  adalah hal mutlak yang  harus dipenuhi. Itu bisa didapatkan dari media belajar di sekolah. Sekolah pun harus ikut bertanggungjawab untuk mempersiapkan pemimpin   masa depan, di berbagai bidang. Sistem pendidikan di semua sekolah harus disusun dan direncanakan dengan baik agar menghasilkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang andal dalam rangka menuju persaingan era globalisasi. Sekolah harus mampu melahirkan calon-calon pemimpin baru di masa-masa yang akan datang.

Namun Boediono mengingatkan syarat menjadi pemimpin yang baik tidak hanya bisa dilakukan dari pendidikan-pendidikan formal. Berbagai pelajaran dari pendidikan non formal menurutnya juga tak kalah penting untuk menjadi tambahan untuk memperkuat ketahanan dan kepercayaan diri para generasi muda.

“Pemimpin harus terampil dan memiliki ilmu pengetahuan yang baik, tetapi itu saja tidak cukup. Harus ada syarat lain yang juga harus dipenuhi yakni pembentukan sikap yang baik. Dengan pembentukan sikap yang baik dari para pemimpin,  saya sangat yakin kebijakan yang diambil pasti akan baik juga,” kata Boediono memberi nasehat kepada ratusan siswa yang melakukan dialog dengan wapres pendamping pilihan Presiden SBY tersebut.

Keterampilan dan ilmu pengetahuan, lanjut Boediono terletak di otak, tapi pembentukan sikap, adanya hanya di relung hati yang paling dalam. Oleh karena itu, generasi muda tak boleh mengabaikan pola pembentukan sikap tersebut. Bukan hanya itu, orang tua, guru dan masyarakat pun sangat menentukan pembentukan sikap para generasi muda. Dengan begitu, tidak ada kata lain, tanggungjawab menjaga dan mengamankan kelanjutan kepemimpinan yang baik generasi muda menjadi tanggungjawab bersama semua pihak, termasuk juga pemerintah.

“Tapi harus dicatat oleh kalian, boleh ada banyak pertimbangan dan masukan yang bisa digunakan untuk menjadi pemimpin yang baik, tapi yang paling menentukan dari semua itu adalah sikap dari dalam diri kalian sendiri. Saya pikir itu yang terpenting, kalian yang menentukan masa depan kalian sendiri. Dan kami para orang tua, sangat berharap kepada kalian di masa-masa yang akan datang,” beber mantan Menteri Keuangan RI itu.

Pada kesempatan dialog dengan perwakilan siswa se-Kalimantan Timur tersebut,  Boediono didampingi Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Wagub Farid Wadjdy, Pangdam VI Tanjung Pura Mayjen Tono Suratman dan Kapolda Kaltim Irjen Mathius Salempang. Sementara  jajaran pejabat pusat yang hadir mendampingi Boediono adalah Menko Kesra Agung Laksono, Mendiknas M Nuh dan Menkimpraswil Joko Kirmanto.  Wapres juga didampingi istri tercinta Herawati Boediono.  (vb-03)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.