Forum Kekeluargaan Keraton (Fokker) Kaltim Terbentuk

July 13, 2010 by  
Filed under Wisata

TENGGARONG – vivaborneo.com, Jika tidak pandai menyaring dan menyikapi tentang perkembangan informasi dan teknologi yang maju pesat seiiring perkembangan zaman, maka kebudayaan asli daerah bisa terancam.

Gondo Prawiro

Gondo Prawiro

Untuk itu para kerabat Kesultanan di Kaltim sepakat membentengi adat dan budaya asli dengan membentuk Forum Kekeluargaan Keraton (Fokker) Kaltim. Fokker Kaltim tercetus saat acara malam ramah tamah di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegra Ing Martadipura, Sabtu (10/7) malam lalu.

Pada acara ramah tersebut berkumpul kerabat Kesultanan dari lima kerajaan di Kaltim yang sekaligus menjadi anggota Fokker Kaltim. Kelima Kesultanan itu adalah Kerajaan Sambaliung (Berau), Gunung Tabur (Berau), Bulungan, Kerajaan Paser,serta tentunya Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Menurut Sekretaris Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura HAPM Haryanto Bachroel yang bergelar HAP Gondo Prawiro, pertemuan tersebut sekaligus membahas mengenai pengorganisasin Fokker Kaltim.

“Pada perbincangan itu saya dipercaya saudara-saudara dari empat kesultanan sebagai Sekretaris Jendral Fokker Kaltim,” ujar HAP Gondo Prawiro saat ditemui pada pembukaan Erau (11/7) lalu.

Dikatakannya tujuan  Fokker Kaltim itu untuk membentengi dan mempertahankan adat dan budaya leluhur, serta mempererat silaturahim antar lima kerajaan di Kaltim yang telah terjalin sejak dulu.

Saat ditanya agenda Fokker Kaltim kedepan, Gondo Prawiro menjawab pihaknya akan mengadakan pertemuan untuk memperkuat organisasi dan membahas tentang kepengurusan Fokker Kaltim di Paser.

“InsyaAllah kami akan berkumpul lagi di Paser sebelum puasa ini, untuk menguatkan organisasi,” pungkasnya. (vb/heru)

Respon Pembaca

Satu Komentar untuk "Forum Kekeluargaan Keraton (Fokker) Kaltim Terbentuk"

  1. abubakar.aljufri on Mon, 31st Jan 2011 4:16 pm 

    terima kasih atas kerukunan umat kraton dihidupkan kembali kami disumatera akan menyusul.

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.