Disperindagkop Tumbuhkan Ekonomi Kreatif

January 8, 2010 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA-Dinas perindustrian, perdagangan, koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindagkop UMKM) Kaltim sangat berperan  dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui ekonomi kerakyatan, dengan cara menumbuhkan ekonomi kreatif kepada pelaku usaha dengan pembinaaan, pemberian modal usaha, bantuan promosi dan pemasaran produk  hingga pelayanan informasi terhadap peluang-peluang usaha.Sektor  perdagangan dan industri ini  mampu meningkatkan daya saing daerah dalam produk unggulan hingga menembus perdagangan internasional (ekspor). Kondisi tersebut berimbas pada peningkatan pendapatan daerah bahkan mampu menyerap tenaga kerja, selain juga mampu memberikan nilai positif bagi  devisa Negara.

“Realisasi ekspor non migas sampai Oktober  2009 mencapai US$ 7,43 miliar,  bila dibanding bulan yang sama 2008 sebesar US$ 6,74 miliar, maka telah  mengalami kenaikan sebesar 16,92 persen,” kata Kepala Disperindagkop UMKM Kaltim HM Yadi Sabianoor.

Realisasi tersebut menurutnya, didominasi oleh produk batubara sebesar US$ 4,4 miliar dengan share terhadap total ekspor sebesar 75,42 persen, industri kimia US$ 190 juta dengan share 3,26 persen, Kayu/ barang dari kayu US$ 103 juta dengan share 2,1 persen, ikan dan udang beku US$ 82 juta, CPO dan Kakao US$ 62,9 juta  dan lain-lain US$  270 juta.

Sedangkan realisasi impor  2009 US$ 4,0 miliar bila dibanding pada tahun 2008 sebesar US$ 1,7 miliar atau mengalami kenaikan 130,1 persen, kegiatan ini  didominasi oleh impor kapal laut dan bangunan terapung sebesar US$ 143,9 juta, mesin pesawat mekanik sebesar US$ 41,9 juta serta pupuk US$ 16,3 juta.

Dilihat dari realisasi impor berdasarkan Negara asal maka nilai impornya didominasi oleh negara-negara Asia US$ 161,6 juta, diikuti oleh Australia US$ 37,1 juta, negara-negara Eropa US$ 26,9 juta, negara-negara Amerika US$ 17,4 juta dan Afrika US$ 37,1 ribu.

Industri kecil menengah di Kaltim yang tercatat hingga tahun 2009 sebanyak 15.590 unit usaha dengan penyerapan tenaga kerja  mencapai 76.003 orang  yang menyerap investasi sebesar  Rp. 3,8 miliar meningkat dibanding tahun 2008 untuk unit usaha sebesar 15.038 unit usaha meningkat 3,67 persen, tenaga kerja sebanyak 71.233 orang  yang meningkat 6,7 persen, penyerapan investasi sebesar Rp. 2,9 miliar  atau meningkat  31,03 persen.

Sedang pada industri besar pada tahun 2009 tercatat sebanyak 131 unit usaha dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 60.694 orang dengan penyerapan investasi sebesar Rp. 4,6 miliar juga mengalami peningkatan bila dibanding tahun 2008 industri besar tercatat 130 unit usaha dengan peyerapan tenaga kerja sebanyak 59.409 orang, tapi untuk penyerapan investasi mengalami penurunan sebesar Rp.4,7 miliar atau menurun sekitar 2,13 persen.

Capaian kinerja investasi swasta  atau Penanaman Modal Asing maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMA/PMDN) yang masuk ke Kaltim  pada 2009 untuk  Persetujuan PMA/PMDN sebesar Rp. 8,37 triliun dan realisasi investasi sebesar Rp. 4,18 triliun, dibandingkan  realisasi investasi PMDN  2008 hanya sebesar Rp. 254,9 miliar dan PMA sebesar US$ 20,5 juta.(vb-016).

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.