Disnak Keswan Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan

November 16, 2010 by  
Filed under Kutai Kartanegara

TENGGARONG-vivaborneo.com, Untuk mewujudkan jaminan keamanan dan kehalalan bahan pangan yang berasal dari hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar pelatihan tatacara penyembelihan hewan yang halal dan higienis, Senin (15/11) kemarin di gedung Puteri Junjung Buyah Tenggarong.Pelatihan itu diikuti oleh para pengurus masjid yang ada di Tenggarong dan sekitarnya, Kepala Cabang Disnak Keswan Kecamatan se Kukar dan pelaku usaha pangan asal hewan khsusnya daging.

Sedangkan Narasumber pelatihan tersebut yaitu dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kukar, Kementrian Agama Kukar, dan dari Dinas Peternakan Kaltim.

Kepala Disnak Keswan H Suryansyah saat membuka acara tersebut mengatakan selain untuk mewujudkan jaminan keamanan dan kehalalan bahan pangan yang berasal dari hewan, kegiatan tersebut juga berkaitan dengan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha.Seperti yang kita ketahui bahwa pada Idul Adha juga dilakukan penyembelihan hewan-hewan Kurban.

Untuk itu H Suryansyah menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan petugas penyembelih saat menangani hewan-hewan Kurban tersebut. Diantaranya yaitu selain harus sesuai ajaran Islam (tentang penyembelihan), kebersihan hewan termasuk peralatan penyembelih harus bersih.

“Selain itu hewan yang akan disembelih tidak boleh diperlakukan kasar, karena hal tersebut dapat sedikit berpengaruh pada daging,”  terangnya.

Selanjutnya H Suryansyah berpesan kepada peserta pelatihan agar mengikuti materi dengan baik, sehingga dalam pelaksanaan penanganan hewan yang akan dijadikan bahan konsumsi sudah sesuai dengan kaidah-kaidah yang baik dan benar.

Lebih lanjut dikatakan H Suryansyah bahwa dalam rangka mewujudkan jaminan keamanan dan kehalalan bahan pangan yang berasal dari hewan, pihaknya akan terus melakukan kegiatan serupa. Diantaranya yaitu akan melakukan kegiatan yang bertujuan untuk sertifikasi halal bagi pelaku usaha produk asal hewan.

“Apa yang kami lakukan tentu saja untuk menjaga bahan pangan asal hewan di Kukar agar halal, higienis dan aman di konsumsi,” pungkasnya. (vb/heru)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.