Dicari, Duta Sanitasi 2013

March 29, 2013 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA—vivaborneo.com, Sebanyak 10 pelajar tingkat SMP, masing-masing 5 pelajar untuk lomba poster dan 5 lagi lomba karya tulis akan disaring di tingkat kabupaten/kota untuk selanjutnya dikirim ke tingkat propinsi untuk mengikuti pemilihan Duta Sanitasi 2013 tingkat propinsi selanjut mengikuti Jambore Sanitasi Nasional dan seleksi duta nasional.

“Setelah hari ini kami mengikuti pembekalan, secepatnya kita di Samarinda akan melaksanakan tahapan seleksi duta Sanitasi untuk dikirim ke tingkat propinsi Kaltim,” ungkap Supar, Fasilitator Kampanye dan Edukasi Bidang Penyehatan Lingkungan kota Samarinda di sela-sela pembekalan Tenaga Fasilitator se Kaltim di Hotel Mesra Internasional, Kamis (28/3).

Dikatakan Supar yang juga kepala Seksi Sarana dan Pra Sarana Dikdas Dinas Pendidikan Samarinda ini, di kota Samarinda penyaringannya akan melibatkan semua sekolah tingkat SMP dan sesuai kriterianya masih kelas 1 dan 2 SMP di tahun 2013.

“Jumlah peserta setiap sekolah tidak dibatasi, namun terlebih dahulu sekolah melakukan seleksi bagi siswanya yang memenuhi kriteria. Kemudian kita panitia seleksi tingkat kota mrngirimkan 10 nama peserta ke panitia seleksi tingkat propinsi,” imbuhnya.

Ia berharap wakil dari Samarinda bisa maju ke nasional. “Juara 1,2 dan 3 pada lomba poster dan lomba karya tulis akan mewakili propinsi sebagai duta sanitasi dan akan mengikuti Jambore Sanitasi di Jakarta pada bulan Juni. Sedangkan pemillihan duta sanitasi nasional diikuti duta sanitasi propinsi juara 1 lomba poster dan juara 1 lomba karya tulis,” tegasnya.

Sebelumnya dalam sambutan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kaltim yang dibacakan Kepala Satuan Kerja Pengembangan Penyehatan Lingkungan Pemukiman Kaltim M Rahadian Adi Sapta mengatakan sasaran dari pembekalan kemarin untuk meningkatkan kepedulian dan komitmen pemerintah akan sanitasi untuk mendukung penyediaan air baku berkualitas dan mendoronng proses perubahan perilaku.

“Dengan terpilihnya duta-duta sanitasi 14 kabupaten/kota melalui seleksi tingkat kabupaten/kota, nantinya mereka akan menjadi mitra pemerintah daerah dalam melaksanakan kampanye dan edukasi sanitasi daerah,” ucapnya.

Para Duta Sanitasi ini, diharapkan dapat berperan dalam berbagai kegiatan dalam hal meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat pada bidang sanitasi di kalangan anak-anak. Untuk mendukung tugasnya tersebut, sebagai Duta Sanitasi mereka diberikan pembekalan berupa pengetahuan umum tentang sanitasi, air limbah, drainase dan persampahan.
Kenapa anak-anak? Menurutnya anak merupakan kelompok yang memiliki potensi dan mampu menjadi agen perubahan dalam masalah sanitasi.

“Kaca mata anak lebih polos dan jujur dalam melihat kondisi dan masalah di sekitarnya, dan anak adalah unsur masa depan bangsa yang menerima dampak dari baik/buruknya sanitasi,” tegas Rahadian ketika membuka kegiatan yang berlangsung satu hari.

Sebagai agen perubahan, lanjutnya para duta bisa membangun tradisi baru budaya bersih dan cinta lingkungan sehingga bisa diandalkan di lingkungannya.

“Melihat parit yang kotor, mereka langsung turun membersihkan tanpa diperintah,” pungkasnya.(vb/smd2)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.