Rusa Sambar, Dari Alam ke Penangkaran

February 21, 2010 by admin  
Filed under Agrobisnis

SAMARINDA – vivaborneo.com - Rusa Sambar  (Cervus unicolor brookei) yang banyak terdapat di hutan Kalimantan Timur seringkali terlupakan potensinya dikarenakan rusa masih dianggap sebagai hama tanaman oleh petani. Bahkan sekitar 5.000 ekor rusa diprediksi diburu setiap tahunnya hanya untuk memenuhi konsumsi protein daging masyarakat.Potensi peternakan rusa mempunyai masa depan yang baik karena daging rusa mmpunyai potensi besar untuk dipasarkan baik di dalam maupun luar negeri dengan spesifikasi kadar lemak rendah dan rasa yang khas. Sebagian dari organ rusa seperti tanduk, testis, dan ekor  digunakan sebagai bahan pengobatan tradisional cina dan mempunyai potensi dipasarkan secara lokal dan ekspor.

Walau termasuk hewan yang dilindungi, namun rusa hasil penangkaran  dan turunannya (F2 dan F3) dapat dipelihara oleh investor yang berminat mengembangkannya. “Pengembangan ternak rusa secara komersial dapat dilakukan dengan ijin khusus. Bibit rusa hasil penangkaran atau istilahnya F2 dan F3 boleh diperdagangkan untuk dipelihara. Bahkan saat ini telah ada 30 ekor rusa yang dipelihara oleh peternak di sekitar penangkaran,” jelasnya.

Usaha-usaha perlindungan dan pemuliaan rusa telah dibentuk Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Peternakan membangun Penangkaran Rusa yang berlokasi di desa Api-api Kecamatan Waru Kabupaten Paser sejak lebih dari 10 tahun lalu. “Saat ini populasi ternak di penangkaran Desa Api-api berjumlah 220 ekor  dengan  produk utama tanduk rusa muda (velvet) yang diolah menjadi kapsul  kesehatan,” ujarnya.

Pertumbuhan tanduk hanya pada rusa jantan yang tumbuh pada umur 14 bulan. Tanduk pertama hanya berbentuk lurus dan akan  bercabang pada pertumbuhan tanduk berikutnya. Tanduk akan lepas pada umur 10-12 bulan setelah itu akan tumbuh kembali.

Rusa Sambar termasuk golongan hewan pemakan tumbuhan  (rumanansia) yang mempunyai  tingkah laku berbeda dengan hewan lainnya, yaitu mempunyai ketajaman pendengaran, penciuman, kecepatan melompat,  dan berlari dengan cepat dan tidak memiliki kantung empedu.

Pada umur dewasa berbadan besar, hidung gelap dan suara melengking. Umumnya berwarna hitam kecoklatan dan cenderung coklat keabu-abuan atau kemerahan. Bobot Rusa Sambar betina dewasa berumur 10-12 bulan dapat berbobot 40-50 kg dan rusa jantan 50-60 kg. Perkawinan alami secara umum berkisar antara bulan Juli sampai September masa bunting 235 hari atau 7-8 bulan.

“Saat ini harga yang dipatok untuk satu ekor bibit rusa umur 1,5 tahun dijual dengan harga 6-7 juta. Selain itu, di penangkaran ini juga telah dikembangkan sperma beku untuk kambing, sapid an rusa. Sehingga produktivitas ternak dapat ditingkatkan tidak hanya menunggu perkawinan alami,” ujarnya.(vb-01)

Gurihnya Sensasi Rasa Buah Kalangkala

February 16, 2010 by admin  
Filed under Agrobisnis

Vivaborneo.com -Satu lagi buah yang membuat semarak kekayaan alam bumi Kalimantan yang termasuk buah langka. Buah ini tidak cukup familiar di telinga anak muda sekarang. Apalagi mereka yang merupakan masyarakat pendatang atau anak yang lahir di perkotaan. Read more

Buah Ihau, Klengkeng Asli Borneo.

January 11, 2010 by admin  
Filed under Agrobisnis

Vivaborneo.com - Buah yang satu ini dikenal dengan beberapa nama sebutan. Ada yang menyebutnya Ihau, masyarakat Tanjungselor Kabupaen Bulungan menyebutnya Mata Kucing karena isi buah dan bijinya mirip dengan mata kucing yang bersinar, sedangkan masyarakat Dayak Kenyah di Tering Kabupaten Kutai Barat menyebutnya Duku. Read more

Buah Keledang yang Terlupakan

December 21, 2009 by admin  
Filed under Agrobisnis

Samarinda- vivaborneo.com - Buah Keledang termasuk buah langka bumi Kalimantan. Seperti buah-buah hutan lainnya, keledang merupakan buah yang mulai terlupakan seiring dengan habisnya hutan-hutan alami. Pohonnya dapat menjulang tinggi mencapai 30 meter dan berdaun lebar dan sedikit berbulu. Pohon keledang dapat berbuah sejak 5 tahun  setelah tanam. Tumbuh diberbagai jenis tanah dan umumnya dihutan tropis dan penuh dengan humus. Read more

Trembesi, Dari Istana Hijaukan Indonesia

December 19, 2009 by admin  
Filed under Agrobisnis

Kompleks Istana Presiden di Jakarta terdapat sosok pohon yang kokoh berusia ratusan tahun. Pohon tersebut adalah pohon Trembesi yang dalam bahasa Latinnya disebut Samanea Saman. Trembesi bisa tumbuh mencapai tinggi 25 sampai 35 meter, berkanopi seperti payung. Bahkan di salah satu kawasan Eropa, pohon Trembesi bisa mencapai tinggi 60 meter dan kanopinya berdiameter 80 meter. Read more

Next Page »

online counter