Mantan Bupati Kukar Berharap Proses Hukum Adil

June 6, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

JAKARTA – Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari berharap proses hukum yang masih berjalan terhadap dirinya dapat melihat seluruh fakta secara utuh, termasuk riwayat kepemilikan sejumlah perusahaan yang menurutnya telah berdiri jauh sebelum dirinya menjabat sebagai kepala daerah.

Menurut Rita, sejumlah perusahaan yang kini masuk dalam pengembangan perkara telah berdiri sejak tahun 2006, atau sebelum dirinya terpilih menjadi Bupati Kutai Kartanegara. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain PT Sinar Kumala Naga (SKN), PT Alamjaya Barapratama (ABP), dan PT Bara Kumala Sakti (BKS).

Ia menilai latar belakang berdirinya perusahaan-perusahaan tersebut menjadi bagian penting yang perlu dipahami dalam melihat perkara yang sedang berkembang.

“Perusahaan tersebut sudah berdiri dan memiliki struktur kepemilikan yang jelas jauh sebelum saya menjabat sebagai bupati. Itu yang saya harapkan dapat dilihat secara utuh dalam proses ini,” kata Rita.

Menurut Rita, keberadaan SKN, ABP, dan BKS tidak dapat dilepaskan dari sejarah usaha keluarga yang telah berjalan sebelum dirinya memasuki dunia politik. Karena itu, ia berharap latar belakang pendirian dan kepemilikan perusahaan-perusahaan tersebut menjadi bagian dari pertimbangan dalam melihat perkara yang saat ini masih berkembang.

Rita menjelaskan, SKN merupakan perusahaan yang sejak awal mencantumkan namanya dalam struktur kepemilikan. Sementara itu, ABP dan BKS merupakan perusahaan yang dimiliki anggota keluarganya.

“SKN merupakan perusahaan yang memang sejak awal mencantumkan nama saya dalam struktur kepemilikannya. Seluruh dokumen terkait perusahaan tersebut tersedia dan dapat ditelusuri,” ujarnya.

Rita menegaskan, dirinya tidak pernah mencampuri pengelolaan perusahaan keluarga selama menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Menurutnya, masing-masing perusahaan memiliki pengelola dan tanggung jawab operasional yang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Alam Jaya merupakan perusahaan yang dimiliki keluarga saya. Saya juga tidak pernah menerima apa pun dari perusahaan tersebut. Begitu pula dengan BKS, sehingga saya merasa penting untuk menjelaskan posisi saya secara utuh,” katanya.

Rita juga menyampaikan, selama menjabat sebagai Bupati Kutai Kartanegara, dirinya berupaya menjaga pemisahan antara kepentingan pemerintahan dan kepentingan usaha keluarga. Ia menilai prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah sebagai pejabat publik.

“Selama menjabat, saya berupaya memisahkan urusan pemerintahan dengan kepentingan usaha keluarga. Prinsip itu yang selalu saya pegang dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah,” tegasnya.

Menurut Rita, seluruh dokumen perusahaan, mulai dari akta pendirian, struktur kepemilikan hingga laporan keuangan, dapat menunjukkan perjalanan usaha yang telah berlangsung sebelum dirinya menduduki jabatan publik.

Karena itu, ia berharap seluruh fakta yang berkaitan dengan perusahaan-perusahaan tersebut dapat dilihat secara menyeluruh dan tidak terlepas dari konteks sejarah pendiriannya.

“Saya berharap seluruh fakta yang berkaitan dengan kepemilikan perusahaan dan aktivitas usaha dapat dilihat berdasarkan dokumen serta kronologi yang sebenarnya,” tutur Rita.

Meski masih menghadapi pengembangan perkara, Rita menegaskan dirinya tetap menghormati seluruh proses hukum yang berlangsung. Ia mengaku akan tetap kooperatif dan memberikan keterangan yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya menghormati seluruh proses hukum yang berjalan. Yang saya harapkan hanyalah agar semua fakta dapat dipertimbangkan secara menyeluruh dan objektif,” lanjutnya.

Rita juga berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang lengkap mengenai perkara yang sedang dihadapinya sehingga tidak muncul kesalahpahaman terhadap posisi maupun keterlibatannya dalam berbagai persoalan yang sedang berkembang.

“Saya hanya meminta keadilan. Saya berharap persoalan ini dapat dilihat secara utuh sehingga masyarakat juga memperoleh pemahaman yang lengkap mengenai situasi yang saya hadapi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Rita Widyasari telah menyelesaikan masa pidananya dan bebas pada Agustus 2025. Meski demikian, KPK masih melakukan pengembangan terhadap sejumlah perkara yang berkaitan dengan kasus yang sebelumnya menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara tersebut. (*)

Yamaha Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Generasi Muda

June 6, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

TENGGARONG – PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) selaku Main Dealer Yamaha wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif di kalangan generasi muda. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan merangkai bunga dan menghias kue yang digelar di SMKN 1 tenggarong, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Baru, Tenggarong.

Wakil Kepala Bidang Humas SMKN 1 Tenggarong, Kiki mengucapkan terima kasih kepada Yamaha yang telah hadir dan memberikan pelatihan kepada siswa. Kegiatan yang diberikan sangat menarik, mulai dari merangkai bunga segar hingga dekorasi kue yang hasilnya sangat cantik.
Kegiatan ini sangat seru karena membuat siswa antusias untuk belajar mendekorasi kue dan merangkai bunga.

“Untuk siswa jurusan kuliner mungkin sudah cukup familiar, tetapi bagi siswa dari jurusan lain, ini merupakan pengalaman dan ilmu baru yang menarik,” katanya.

Meskipun pelatihan ini berlangsung singkat, Kiki melihat dampak positif yang cukup besar bagi siswa-siswi kami. Mereka mendapatkan pengetahuan yang mungkin tidak diperoleh dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat kembali dilaksanakan di masa mendatang dengan durasi yang lebih panjang dan jumlah peserta yang lebih banyak karena minat siswa cukup tinggi.

Dhea, Siswa SMKN 1 Tenggarong mengaku belum pernah mengikuti kegiatan seperti ini sebelumnya. Ini benar-benar pengalaman pertama. Apalagi orang tua juga tidak memiliki latar belakang di bidang pembuatan kue, sehingga belum pernah mencoba kegiatan seperti ini sebelumnya.

“Menurut saya kegiatan ini sangat seru. Jika diadakan lagi di sekolah-sekolah lain, tentu akan sangat bagus karena bisa menambah wawasan dan pengetahuan baru bagi para siswa. Pokoknya keren sekali dan semoga terus sukses,” ujar Dhea/

Hal yang sama disampaikan rekannya, Dita. Menurutnya kegiatan ini sangat seru. Ia mendapatkan pengalaman baru karena baru pertama kali merangkai bunga.

“Saya juga sudah mengetahui program FOMO (Fear of Missing Out) dari Yamaha melalui Instagram, sehingga cukup familiar dengan kegiatan yang mereka adakan,” katanya.

Sedangkan siswa SMKN 1 Tenggarong lainnya, Ninis menyampaikan kegiatan ini sangat seru karena melatih kreativitas siswa untuk menuangkan ide-ide dalam menghias kue. Ia bendoakan Yamaha Motor semakin maju dan berjaya.

“Untuk tingkat pelajar, membuat dekorasi kue seperti ini sebenarnya cukup mudah dilakukan karena hasilnya sangat bergantung pada kreativitas masing-masing orang,” ucapnya.

siswa lainnyam Risa, mengaku kegiatan menambah wawasan baru. Ia mengaku baru pertama kali mengikuti dekorasi kue seperti ini. “Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan semakin berkembang,” harapnya.

Senada disampaikan Salwa. Kegiatan ini sangat seru dan memberikan pengalaman baru.  Ia belajar membuat buket bunga mawar dan itu merupakan pengalaman pertama. Menurut Salwa, banyak hal positif yang ia dapatkan.

“Di sekolah kami juga belum pernah ada kegiatan seperti ini sebelumnya, sehingga pengalaman ini menjadi sesuatu yang sangat berkesan,” katanya.

Asisten Manajer Promosi/Area PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Main Dealer Yamaha Kaltim, Efendy Ariadi menyampaikan, melalui kegiatan pelatihan merangkai bunga dan dekorasi kue ini, Yamaha ingin memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kreativitas serta keterampilan yang dapat mendukung ekonomi kreatif di masa depan.

“Kami melihat bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk terus berkarya apabila diberikan kesempatan dan wadah yang tepat,” katanya.

Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Yamaha untuk hadir lebih dekat dengan kalangan pelajar melalui kegiatan yang edukatif dan bermanfaat. Tidak hanya memperkenalkan produk Yamaha, ia juga ingin memberikan pengalaman baru yang dapat menambah wawasan serta keterampilan siswa di luar kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Antusiasme para siswa SMKN 1 Tenggarong dalam mengikuti pelatihan ini sangat luar biasa. Hal ini menunjukkan kegiatan berbasis kreativitas seperti merangkai bunga dan menghias kue memiliki daya tarik tersendiri bagi generasi muda.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat dan bahkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha di kemudian hari,” harapnya.

Ke depan, Yamaha akan terus menghadirkan program-program positif yang mendukung pengembangan potensi generasi muda sekaligus memperkuat hubungan baik dengan dunia pendidikan di Kalimantan Timur. (*)

Festival Lou Bentian Perkuat Tradisi Kearifan Lokal

June 3, 2026 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Kegiatan festival yang digelar setiap tahun di Lou Bentian memperkuat tradisi dan budaya dalam menghadapi kamajuan jaman di era globalisasi, dengan menyajikan perlombaan tradisional seperti menyumpit, behempas, begasing dan belogo serta bermacam kuliner khas Bentian Besar. Hal ini dilakukan agar kearifan lokal tetap terjaga dan lestari di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama semua pihak, terutama dukungan perusahaan TCM, BEK, TIS dan ITM group.

Manajemen perusahaan ITM group, PT Trubaindo Coal Mining (TCM) Hirung menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Kubar yang sudah berkolaborasi dengan perusahaan untuk membuka acara festival Lou Bentian ini. Ia berharap dengan adanya festival ini kreativitas kreativitas yang baru akan muncul, terutama wisata kuliner nya yang ada disini.

“Saya berharap ada kuliner kuliner baru yang muncul di festival ini,”ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Ia mengharapkan muncul kreasi kreasi baru disini. Kuliner yang sudah disini seperti singkong, bisa menjadi makanan yang diolah menjadi masakan yang bervariatif, tidak hanya direbus atau digoreng saja. Jadikanlah singkong maupun pucuk singkong ini jadi masakan apa  saja yang bisa punya rasa lain.

“Itu yang kami maksud dengan kreasi yang bisa dinikmati oleh orang banyak dan bisa meningkatkan nilai ekonomis nya,”ungkapnya.

Akhirnya nanti pemerintah daerah bisa mempatenkan kreasi putra putri daerah yang yang berasal dari Bentian Besar, yang sifatnya memenuhi standar yang ada, dan mungkin nanti dari teman teman dinas pariwisata yang bisa membantu dan mendorong agenda pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan ekonominya.

Sementara Wakil Bupati Kubar H. Nanang Adriani sangat mengapresiasi terhadap PT TCM dan BEK, dalam menyelenggarakan kegiatan festival Lou Bentian ini sangat luar biasa, artinya banyak gagasan yang ditunjang oleh perusahaan. Dengan bantuan perusahaan ini sangat bersyukur pelaksanaan festival ini terlaksana dengan baik.

Diharapkan festival ini berjalan setiap tahun kedepannya, kenapa karena ini adalah ajang mempersatukan silaturahim antara masyarakat Bentian Besar dan masyarakat lainnya yang ada diluar dari Kecamatan Bentian Besar ini. Dan juga kegiatan ini bisa memantik atau memunculkan ide ide kreatif mulai dari kuliner maupun olahraga tradisional yang tadinya hampir hilang atau musnah di telan oleh jaman.

“Dengan adanya festival ini menjadi bangkit kembali olahraga tradisional maupun kuliner yang ditinggali oleh kakek nenek turun temurun, dan pastinya menjadi nilai ekonomi masyarakat setempat,”ujarnya.

Ia menyebut, disamping itu UMKM serta warga bisa ikut berkolaborasi, dan ini menjadi cara baru untuk bisa memperbaiki perekonomian masyarakat, terutama masyarakat Bentian Besar ini. Sehingga nanti bisa di jadikan agenda resmi wisata setiap tahun, dan mungkin nanti kepala dinas pariwisata yang bisa mengemas barang ini supaya lebih baik lagi kedepannya.

Kepala Dinas Pariwisata Kubar Sumardi menyampaikan terimakasih kepada bapak wakil Bupati dan juga ITM group ini yang sudah sama sama hadir di acara festival ini, kalau tidak salah ini sudah yang kedua kalinya dilaksanakan. Dari dinas pariwisata sudah berkoordinasi dengan Pak wakil, nanti acara festival Lou Bentian ini akan di masukkan di kalender of even tahunan, sehingga gaungnya menjadi luas lagi.

Ia berharap, festival Lou Bentian yang digagas oleh ITM group dan masyarakat Bentian Besar ini menjadi festival unggulan dan akan diadakan penilaian festival di enak belas kecamatan se-Kubar, dan akan diikutkan di kalender festival pariwisata nasional.

“Ini yang menjadi harapan kita, yang bisa didorong dari dinas pariwisata binaan dari perusahaan, dan ini labih kepada kelompok budaya dan tradisi,”ungkapnya.

Diharapkan nanti kepada kelompok ini bisa dibawa anjangsana seperti ke Bali atau kemana saja yang sudah maju untuk melakukan studi belajar, dan kembalinya dari studi belajar mereka ada motivasi.

Ia menuturkan terkait dengan sampah, di desa yang sudah maju seperti Penglipuran, disana orang memaknai sampah ini hidup menjadi bersih dan hidup membawa keberkatan, maka keberkatan mereka yaitu banyak didatangi wisatawan.

“Tidak menutup kemungkinan di tempat kita juga bisa, maka dari itu kita dorong pariwisata ini budaya, tradisi, kuliner dan wisata alamnya itu menyatu dengan dengan konsep berbudaya hidup bersih,”bebernya.(arf).

Samarinda Mods Mayday Satukan Komunitas Vespa Se-Kaltim

June 2, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

SAMARINDA – Ribuan scooterist dari berbagai daerah di Kalimantan Timur memadati Temindung Creative Hub pada puncak pelaksanaan Samarinda Mods Mayday 2026, Minggu (31/5/26).

Antusiasme peserta yang datang dari sejumlah kabupaten dan kota menjadikan ajang tahunan pecinta Vespa tersebut berlangsung meriah sekaligus memperkuat silaturahmi antarkomunitas.

Setelah dibuka sehari sebelumnya, gelaran yang mengusung tema Sound of Unity itu mencapai puncaknya melalui berbagai kegiatan komunitas, riding bersama, hingga penampilan bintang tamu nasional Denny Frust pada malam hari.

Ketua Panitia Samarinda Mods Mayday 2026, Yudi Adi Prabowo, mengatakan antusiasme peserta tahun ini melampaui perkiraan panitia. Tidak hanya komunitas Vespa dari Samarinda, sejumlah rombongan juga datang dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

“Tadi ada yang datang dari Berau, Sangatta, Bontang, Muara Badak, Tenggarong, Balikpapan, Sepaku sampai Kutai Barat. Kalau kami perkirakan ada sekitar seribu lebih Vespa yang ikut bergabung,” kata Yudi saat ditemui di lokasi kegiatan.

Pada hari kedua, ratusan scooterist mengikuti riding bersama mengelilingi sejumlah ruas jalan utama Kota Samarinda. Rute yang dilalui di antaranya Jalan KH. Agus Salim, Basuki Rahmat, kawasan Taman Samarendah, Jalan Bhayangkara, Jalan Pahlawan, Jalan Dr Soetomo hingga kembali ke Temindung Creative Hub.

Menurut Yudi, kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda utama yang paling ditunggu peserta setiap tahun karena menjadi ajang silaturahmi antarkomunitas Vespa dari berbagai daerah.

“Ini bukan soal siapa yang paling bagus atau paling mewah motornya. Yang terpenting teman-teman bisa berkumpul, bersilaturahmi dan menikmati kebersamaan,” ujarnya.

Selain riding, kawasan Temindung Creative Hub juga dipenuhi berbagai aktivitas lain seperti bazar UMKM, panggung hiburan, pameran Vespa klasik dan modifikasi, hingga area temu komunitas yang ramai dikunjungi pengunjung.

Berbeda dengan konsep kontes, panitia memilih menghadirkan format meet-up sebagai ruang berkumpul dan saling berbagi referensi antarpenggemar Vespa.

“Lebih ke ajang kumpul-kumpul dan cuci mata sesama pecinta Vespa. Jadi suasananya lebih santai,” kata Yudi.

Malam harinya, ribuan pengunjung memadati area panggung utama untuk menyaksikan penampilan musisi nasional Denny Frust yang menjadi bintang tamu puncak acara. Kehadiran penyanyi asal Sulawesi Selatan tersebut menjadi salah satu daya tarik terbesar dalam penyelenggaraan Mods Mayday tahun ini.

Yudi mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang ikut menyukseskan kegiatan, termasuk Dinas Pariwisata Kalimantan Timur yang memfasilitasi pelaksanaan acara di Temindung Creative Hub.

Menurutnya, dukungan tersebut memberi ruang bagi komunitas untuk berkembang sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi kreatif di Samarinda.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung. Mulai dari pemerintah, sponsor, pelaku UMKM, komunitas hingga para relawan yang bekerja selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Melihat tingginya antusiasme peserta dan pengunjung, panitia berencana menjadikan Samarinda Mods Mayday sebagai agenda tahunan yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.

“Insyaallah akan terus kami lanjutkan. Harapannya komunitas Vespa semakin solid, dunia musik juga semakin berkembang, dan tidak ada lagi sekat-sekat antarkomunitas,” tutup Yudi.

Selama dua hari pelaksanaan, Samarinda Mods Mayday 2026 tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya para scooterist. Event tersebut juga berhasil menghadirkan ruang kolaborasi antara komunitas, pelaku UMKM, pegiat ekonomi kreatif, hingga masyarakat umum dalam satu perayaan yang meriah di Kota Tepian. (*)

GEAR ULTIMA Sukses Tembus Kaki Gunung Sinabung Lewati Jalur Ekstrem

May 30, 2026 by  
Filed under Gaya Hidup

Sumatera Utara – Ketangguhan Yamaha GEAR ULTIMA kembali menggebrak lewat aktivitas bertajuk GEAR ULTIMA Jelajah Mountain yang berlangsung di kawasan kaki Gunung Sinabung, Sumatera Utara. Dalam eksplorasi alam selama dua hari tersebut, GEAR ULTIMA “disiksa” untuk melibas jalur ekstrem menuju kawasan sabana Gunung Sinabung yang berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl dengan karakter jalan penuh batu besar, lumpur licin, tanjakan curam, hingga guyuran hujan deras sepanjang perjalanan berangkat.

“Aktivitas GEAR ULTIMA Jelajah Mountain ini secara khusus kami adakan untuk kembali membuktikan skutik ini merupakan motor yang kuat, praktis, dan selalu bisa menemani segala bentuk mobilitas pengendaranya berkat ragam fitur unggulan canggih dan praktis bahkan kualitas rangkanya yang terbukti kuat untuk menerjang area Sabana kaki Gunung Sinabung yang sudah terkenal memiliki jalur sangat ekstrem sekalipun, sehingga dengan kesuksesan ini dapat semakin mempertegas predikat GEAR ULTIMA sebagai Motor Kuat Mantap yang siap temani keluarga muda aktif Indonesia,” ujar Joni Lie, General Manager Marketing & Promotion, PT Alfa Scorpii.

Perjalanan dimulai dari Dealer Yamaha Berastagi menuju kawasan kaki Gunung Sinabung, tetapi sesampainya di area bawah gunung, para peserta langsung dihadapkan dengan medan ekstrem berupa jalan tanah bercampur bebatuan besar yang licin akibat hujan. Kondisi jalur yang dilalui merupakan tanah becek dan tidak padat membuat roda motor harus terus berjuang mencari traksi terbaik saat melintasi area berbatu dan tanjakan panjang khas pegunungan Sinabung.

Meski terus digempur jalur licin dan berbatu, performa mesin Blue Core Hybrid 125cc milik GEAR ULTIMA tetap mampu memberikan tenaga responsif saat harus menaklukkan tanjakan curam dengan kontur jalan yang tidak rata.

Tantangan perjalanan pun semakin terasa ketika memasuki area tanjakan panjang menuju kawasan sabana karena jalurnya didominasi oleh batu besar tidak beraturan sehingga membuat para pengendara harus ekstra fokus saat berkendara, terlebih kondisi hujan membuat permukaan batu menjadi jauh lebih licin. Berkat handling yang ringan dan mudah dikendalikan, GEAR ULTIMA tetap terasa lincah saat harus bermanuver di jalur sempit pegunungan. Ditambah lagi kekuatan rangka motor yang kuat juga membuat kendaraan tetap stabil ketika terus-menerus dihajar kontur jalan ekstrem sepanjang perjalanan menuju lokasi camping.

Setelah sukses melewati jalur berat, seluruh perjuangan peserta langsung terbayar lunas dengan panorama megah kaki Gunung Sinabung yang memanjakan mata. Hamparan sabana hijau luas dengan udara dingin khas pegunungan menjadi suasana sempurna untuk menikmati malam bersama. Para peserta pun menghabiskan waktu dengan camping, barbeque, hingga seruput kopi bareng di tengah suhu dingin kawasan pegunungan. Berbagai perlengkapan camping yang dibawa selama perjalanan juga terasa lebih praktis berkat dek kaki luas, handle belakang multiguna, hingga gantungan ganda milik GEAR ULTIMA yang memudahkan untuk membawa itu semua.

“Awalnya saya ragu ketika baru sampai area bawah dari sabana Gunung Sinabung karena tidak yakin skutik 125cc seperti GEAR ULTIMA bisa sekuat ini buat diajak naik ke jalur ekstrem begitu kaya banyak batu besar, licin karena hujan pula, sampe tanjakannya juga panjang dengan kondisi jalan yang gak rata, tapi motor ini memang luar biasa kuatnya karena semuanya itu bisa dilewati tanpa ada kendala dan kalaupun harus bawa perlengkapan camping, motor ini bisa nampung itu semua karena dek kakinya luas dan banyak tempat buat naruh barang. Jadi mau jalur perkotaan ataupun ekstrem, perjalanan bareng GEAR ULTIMA tetap terasa seru dan nyaman buat healing tipis-tipis,” ungkap Wanda Yudha, salah satu peserta GEAR ULTIMA Jelajah Mountain.

Melalui aktivitas GEAR ULTIMA Jelajah Mountain, Yamaha kembali menunjukkan bahwa Yamaha GEAR ULTIMA hadir sebagai skutik multiguna yang tidak hanya nyaman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga tangguh untuk menemani berbagai aktivitas eksplorasi dan petualangan keluarga muda Indonesia di berbagai kondisi jalan. (**)

Next Page »

  • vb