Bupati dan Walikota Se-Indonesia Sepakat Berantas Kemiskinan

September 23, 2013 by  
Filed under Kutai Timur

DENPASAR- vivaborneo.com, Bupati dan Walikota se-Indonesia sepakat memberantas kemiskinan di negeri ini. Malalui program percepatan infrastruktur, diharapkan mampu meningkatkan pemberantasan kemiskinan di seluruh daerah di Indonesia.

Ketua Umum Apkasi Isran Noor bersama Tanri Abeng menandatangani MoU kedua belah pihak bersama Apkesi saat Rakornas di Denpasar, bali beberapa waktu lalu. (vb/wardi)

Hal itu tercermin dalam tema saat Rapat koordinasi nasional (Rakornas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apkesi) di New Kuta Hote, Denpasar Bali 12 September lalu. Hampir seluruh bupati/walikota hadir pada acara yang dibuka Ketua Umum Apkasi Isran Noor tersebut.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Isran Noor dan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Vicky Lumentut, rakernas Apkasi dan Apeksi yang pertama ini sengaja mengambil tema “Gerak Cepat Pembangunan Infrastuktur Dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan”. Kedua organisasi yang menghimpun bupati/walikota se-Indonesia ini sepakat untuk memberantas kemiskinan di daerahnya masing-masing.

Rakornas
Menurut Isran Noor, sesuai tema, Rakornas ini memfokuskan soal penanggulangan dan penuntasan kemiskinan di seluruh Indonesia dengan landasan otonomi daerah. Pelaksanaan Rakornas ini dihadiri juga sejumlah pejabat penting di Indonesia, yaitu Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswo Utomo, Wakil Gubernur Bali I ketut Sudikerta, Bupati Badung Anak Agung Gde Agung, Pengusaha Hutomo Mandala Putra, Tanri Abeng serta Bupati dan walikota Seluruh Indonesia.

Isran Noor berharap kegiatan seperti ini  membawa manfaat dan berguna bagi kepentingan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.

“Ada prinsip yang stategis, sehingga pembangunan itu tidak berjalan lancar dan akan terhambat. Salah satunya masalah infrastuktur dalam rangka penuntaskan kemiskin,” ujar Isran Noor yang juga Bupati kutim ini.

Sedangkan Ketua umum Apekasi yang juga Walikota ManadoVicky Lumentut mengatakan, kehadirannya dalam rakornas tersebut merupakan wujud dari adanya komitmen yang kuat dari seluruh peserta APKASI dan APEKSI untuk membangun sinergitas, baik antara pemerintah daerah maupun antara pemerintah pusat, guna meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam rangka penanggulangan kemiskinan.

“Tentunya kita sadari bersama bahwa pemerintah daerah di era otonomi saat ini memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan pembangunan guna mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat. Otonomi daerah pada dasarnya mempunyai dua tujuan utama yaitu tujuan demokrasi dan kesejahteraan,” katanya.

Tujuan kesejahteraan mengisyaratkan, pemerintah daerah harus mampu membangun kemandirian dalam mengelola potensi yang dimiliki untuk kesejahteraan masyarakat.

“Salah satu syarat agar daerah mampu mengelola potensi yang dimiliki adalah infrastuktur yang memadai,” tutur Walikota Manado ini.

Dijelaskan, infrastruktur merupakan dasar yang harus dinikmati seluruh  masyarakat seperti diantaranya rumah layak huni, air bersih, sekolah, sarana kesehatan, dan sarana sanitasi dasar.

“Selain itu infrastuktur sebagai penggerak ekonomi daerah dan infrastuktur penunjang lainnya seperti jalan, jembatan, pelabuhan, pembangkit listrik dan sebagainya. Ketersediaan infrastuktur yang memadai secara langsung memungkinkan dan memampukan masyarakat untuk mengelola potensi daerah secara optimal,” katanya. (vb/wrd)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.