BP Stadion Madya Sempaja Mampu Mandiri

January 17, 2009 by admin  
Filed under Ekonomi & Bisnis, Olahraga Lain

Meskipun tanpa bantuan APBD Kaltim, pengelolaan Stadion Sempaja mampu mandiri, walaupun harus menanggung beban biaya operasional rata-rata Rp250 juta perbulan.

Direktur Operasional BP Stadion Sempaja, Elmi Rustam saat beraudensi dengan Gubernur Kaltim, H Awang Faroek Ishak, di ruang kerjanya (15/1) mengatakan, total biaya operasional tersebut digunakan untuk menggaji jajaran direksi dan 24 orang petugas yang memelihara sejumlah aset berupa lapangan sepak bola, ruang serbaguna, lapangan tenis, lapangan bulutangkis, hotel, asrama atlet dan gedung latihan lainnya.

Salah satu hambatan pengelolaan, karena hingga kini jaringan listrik dari PT PLN belum bisa masuk karena membutuhkan dana cukup besar, yakni mencapai Rp2,5 miliar dirasakan cukup berat.Akibatnya, badan pengelola terpaksa harus memanfaatkan mesin pembangkit tenaga diesel yang membutuhkan dana cukup besar, yakni untuk menjalankan mesin selama satu jam membutuhkan 200 liter solar yang diperoleh dengan harga industri.

Hingga akhir tahun 2008, Badan Pengelola Stadion Madya Sempaja berhasil membukukan kas sebesar Rp2,2 miliar setelah melakukan kegiatan usaha memanfaatkan sejumlah aset keolahragaan Pemprov Kaltim sejak 2004.

Kas tersebut bisa diperoleh setelah BP Stadioan Sempaja mampu mengelola berbagai aset tersebut tanpa bantuan anggaran dari Pemprov Kaltim melalui APBD, sehingga tidak memb ebani anggaran daerah.“Walaupun tanpa bantuan APBD, sejak 2004 kita berhasil mengelola aset daerah bahkan bisa dikatakan meraih keuntungan dan hingga kini mampu membukukan kas Rp2,2 miliar,” kata Elmi Rustam

Dalam kesempatan itu, dilaporkan masa tugas BP Stadion Sempaja akan berkahir pada Maret 2009 dan tentunya akan dilakukan pemilihan kembali jajaran badan penglola yang baru untuk masa tugas selanjutnya.

Hotel Atlet

Sementara itu, Direktur Keuangan BP Stadion Madya Sempaja, Abdullah Sanie mengatakan hingga kini pemanfaatan hotel atlet belum maksimal karena keterbatasan BP dalam menjalin kerjasama dengan pihak ketiga.

Menurut dia, sesuai dengan aturan BP hanya bisa menjalin kerjasama dengan pihak ketiga paling lama lima tahun, sementara pihak investor membutuhkan waktu lebih lama karena investasi yang ditanamkan untuk mengelola hotel itu cukup besar.

“Hotel tersebut tidak dirancang sebagai hotel komersial sehingga untuk mengubahnya perlu dana cukup besar, yakni mencapai Rp20 miliar, sehingga dibutuhkan kerjsama lebih lama agar pihak pengelola juga dapat keuntungan,” ujarnya.

Dia menyebutkan sudah banyak investor yang akan mengelola hotel tersebut, namun mundur karena harus menambah dana untuk investasi desain ulang dan jangka waktu kerjasama hanya lima tahun.

Salah satu investor yang berminat mengelola Hotel Atlet adalam Manajemen Hotel Aston Jakarta yang siap menginvestasikan dana Rp20 miliar, namun minta kerjasamanya lebih dari lima tahun.

Mendengar penjelasan tersebut, Awang Faroek menyambut gembira, karena tanpa modal ternyata BP Stadion Madya bisa mengelola sejumlah aset tersebut dengan baik bahkan bisa menghasilkan keuntungan.

Menurut dia, sejumlah aset tersebut usianya semakin tua sehingga dana pemeliharaannya akan semakin besar dan hal itu akan menjadi tantangan bagi pengelola baru dan paling tidak harus mampu melampaui hasil yang telah ada.

“Aset-aset tersebut dibanguan sangat mahal termasuk Kompleks Stadion Utama juga harus menjadi perhatian, karena itu soal pemeliharaan perlu dikelola dengan baik agar aset bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Terkait soal Hotel Atlet, Awang minta BP Stadon Sempaja segera melakukan pertemuan dengan Manajemen Hotel Aston untuk membicarakan kerjsama penglolaan hotel tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal. (*/vb02)

Artikel terkait :

  • Ribuan Anak  dan Orang Tua Hadiri  HAN  2010
  • Hutama Karya Pindahkan Kantor dari Semarang ke Samarinda
  • Panji Keberhasilan Pembangunan di HUT Kaltim 53
  • Kaltim Expo Meriahkan HUT RI Ke-64
  • 2515 Pelajar Ikuti Olimpiade Olahraga Sekolah
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Respon Pembaca

7 Komentar untuk "BP Stadion Madya Sempaja Mampu Mandiri"

  1. flora on Wed, 14th Oct 2009 2:52 pm 

    mohon informasi tentang rate hotel atlet sempaja untuk tanggal 8 s/d 15 nopember 2009

  2. flora on Wed, 14th Oct 2009 3:03 pm 

    pelaksanaan pesparawi ix kabarnya dilaksanakan di sekitar stadion sempaja, mohon konfirmasi lebih lanjut ( tanggal 6 s/d 16 nopember 2009) apakah semua kontingen menginap di hotel ini dan apakah tamu lain diluar kontingen bisa menginap disini juga ? terima kasih atas perhatiannya

  3. admin on Wed, 14th Oct 2009 6:36 pm 

    Semua kontingen memang akan diinapkan di hotel atlet. Rate harga kamar, dahulu Rp 80 ribu – 150 ribu per orang.

  4. flora on Fri, 16th Oct 2009 2:44 pm 

    Diluar kontingen apakah bisa menginap disana, kalau boleh apa syarat yang harus kami penuhi

  5. flora on Fri, 16th Oct 2009 2:45 pm 

    Mohon informasi nomor telepon pengelola hotel atlet, terima-kasih

  6. admin on Mon, 19th Oct 2009 10:45 am 

    Pengelola Hotel Atlet :
    Jl. KH. Wahid Hasyim Sempaja Samarinda
    Telp (0541-220915) Fax (0541-220914)

  7. flora on Tue, 20th Oct 2009 9:55 am 

    terima-kasih atas informasinya

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.

online counter