Berjuang Untuk Kemajuan Kaum Perempuan

February 15, 2009 by  
Filed under Profil Caleg 2009

Berangkat dari segudang pengalaman di dunia politik, Dra. Hj. Aisyiah Nazaruddin, memberanikan diri untuk maju bertarung dalam pemilihan calon legislatif pada Pemilu Legislatif 2009, sebagai Caleg DRPD Provinsi Kaltim, Daerah Pemilihan (Dapil) I Samarinda dengan No. Urut. 6.
Dengan Partai Golkar sebagai partai pengusungnya, Dra. Hj. Aisiyah Nazaruddin yang merupakan salah satu kader terbaik Partai Golkar di Kaltim ini, mengusung visi : Berbuat Untuk Semua. Harapannya, kehadirannya kelak jika terpilih dapat berbuat yang terbaik untuk semua lapisan masyarakat Kaltim.
Dra. Hj, Aisyiah Nazaruddin yang juga pernah duduk sebagai anggota dewan Kota Samarinda tahun 1987-1992 dan tahun 1992-1997 ini, memikili beberapa misi , diantaranya, Peningkatan Kesejahteraan Kaum Perempuan, Peningkatan Sumber Daya Perempuan, Memperjuangkan Keterwakilan Perempuan di semua bidang atau lembaga dan komitmennya untuk memerangi masalah Narkoba dan HIV AIDS.
Perempuan kelahiran Balikpapan 1 September 1946 ini, merupakan salah satu kader terbaik Partai Golkar, ini terbukti dari matangnya Dra. Hj Aisiyah Nazaruddin di dunia politik yang telah digelutinya sejak tahun 1977. Waktu 32 tahun di Partai Golkar, membuat ibu tiga anak dan empat orang cucu ini telah kenyang makan “asam-garam” dunia politik. Bukan Caleg yang baru lahir kemaren sore, dan diragukan kemampuan serta komitmennya untuk masyarakat Kaltim.
Dengan tampilnya Dra. Hj Aisyah Nazaruddin, diharapan kaum perempuan yang selama ini masih banyak kurang kemampuannya, baik segi pengetahuan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan kemampuan informal lainnya, dapat terangkat derajatnya dalam mendampingi kaum suami.
Sarjana Fisip Universitas Mulawarman Samarinda tahun 1983 ini, cukup dikenal di masyarakat dan lingkungan perempuan. Karena kegiatan sehari-hari Dra. Hj Aisyiah Nazaruddin umumnya bersentuhan langsung dengan dunia perempuan dan keluarga.(advetorial) 

Biodata dan Pengalaman Organisasi.

Nama Lengkap : Dra. Hj. Aisyiah Nazaruddin
Tempat Tgl/lahir : Balikpapan 1 September 1946
Agama : Islam
Nama Suami : Drs. H Nazaruddin (Alm)
Alamat : Jl. Bengkuring Raya II Blok C No. 431. Samarinda.

Pengalaman Organisasi :
1. Anggota DPRD Kota Samarinda 1987-1992 dan 1992-1997.
2. Ketua Yayasan “Nurani Ibu” Kota Samarinda
3. Wakil Ketua Forum Komunikasi Pemberdayaan Perempuan Prov. Kaltim
4. Ketua Biro Wanita dan Kesejahteraan Partai Golkar Prov Kaltim 2003-2008
5. Ketua Divisi OKK KPGG Prop Kaltim 2004-2009.
6. Ketua DPD Pengajian Al-Hidayah Kota Samarinda tahun 2005-2010.
7. Sekretaris Umum Badan Pembina Taman Kanak-Kanak Islam Indonesia 2007-2011
8.Wakil Sekretaris Partai Golkar Prov Kaltim tahun 2008-2013.(vb-01)

Respon Pembaca

4 Komentar untuk "Berjuang Untuk Kemajuan Kaum Perempuan"

  1. erna.. on Wed, 25th Feb 2009 9:42 pm 

    apakah maksud dari semua…anda sebagai wanita atau ibu, harus bisa memeberikan terbaik khususnya perempuan, dan klo bisa anda sudah lakukan ofeer kepada masyarakat sbg kebaktian anda, skrng anda harus mengemis pada masyarakat…bukan masyarakat yg mengemis pada anda….

  2. maksim on Thu, 26th Feb 2009 1:31 am 

    Saya doakan ibu dapat berjuang untuk kaum perempuan, semoga kaum perempuan dapat terangkat kesejahteraan keluarga dalam mendampingi suami, apalagi dimasa-masa sulit seperti sekarang ini.

  3. atom on Sat, 4th Apr 2009 8:28 am 

    semoga ibu direstui & didukung oleh seluruh kaum perempuan, khususnya warga samarinda, saya akan pilih ibu juga…

  4. Ansyori on Mon, 6th Apr 2009 5:43 pm 

    Ass.wr.wb..

    Mudah-2an Neng Siah tersayang..terpilih sebagai Anggota DPRD Kaltim 2009 – 2014 ..untuk memperjuangkan kaum wanita umumnya..dan wanita muslim pada khususnya.
    Ading…hanya bisa mendoakan dari jauh…

    Dingsanak yang di Jakarta

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.