Badan Penanggulangan Bencana Segera Bentuk Tim Reaksi Cepat

June 30, 2012 by  
Filed under Kalimantan Timur

SAMARINDA – vivaborneo.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim diisyaratkan akan segera membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC).  Pembentukan TRC sendiri untuk mendukung kerja-kerja BPBD agar penggulangan bencana yang dilakukan lebih optimal.

“Dalam waktu dekat kita segera membentuk TRC Kaltim yang meliputi beberapa satuan tugas, yakni mulai dari satuan medis, tentara, polisi, PMI, serta LSM dan masyarakat umum yang peduli dengan bencana. Ini amanah kami dari Pak Gubernur yang harus segera dibentuk,” ungkap Kepala BPBD Kaltim, Wahyu Widhi Heranata kepada wartawan, di Samarinda, baru-baru ini.
Berkenaan itu, pihaknya sangat berharap TRC segera terbentuk. Sebab Surat Keputusan (SK) pembentukannya sudah ada, sehingga hanya tinggal menetapkan personelnya saja.

Terlebih, TRC dimaksud sifatnya nasional bahkan internasional. Oleh karenanya, keberadaan TRC dianggap sangat membantu dalam penanggulangan bencana, baik skala lokal, regional dan internasional.
Menurut dia, dalam penggulangan bencana TRC merupakan petugas yang melakukan penaggulangan saat terjadi bencana atau yang bertugas melakukan penyelamanatan dan evakuasi korban. Itu artinya, personel TRC harus selalu siap siaga setiap saat agar saat terjadi bencana dapat bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Ketika ditanya seberapa penting keberadaan TRC di Kaltim, pihaknya menilai keberadaan TRC sangat cocok dengan kondisi Kaltim. Hal tersebut lantaran pihaknya mengaku selama ini terkecoh dengan kondisi alam di Kaltim yang cenderung aman dari bencana alam, sehingga  yang terlintas hanya membentuk badan penanggulangan bencana tanpa dilengkapi TRC.
Padahal, meskipun kondisi alam relatif stabil berdasarkan pengalaman bencana tetap saja sering terjadi. Baik bencana kebakaran maupun bencana kecelakaan sebagaimana yang terjadi saat robohnya Jembatan Kutai Kartanegera, Tenggarong.

“Kondisi yang seperti ini tentu perlu tindakan cepat mereka yang ahli dibidangnya dengan mental dan fisik yang kuat. Sehingga dalam penanngulangan bencanan sebagaiman dimaksud tidak mungkin maksimal upaya yang dilakukan jika hanya tergantung pada BPBD. Terlebih dari 14 Kab/Kota baru 7 yang punya BPBD,” tandasnya.

Berkaitan itu, selain membentuk TRC pihaknya juga terus mendorong 7 Kabupaten/Kota lainnya tuk segera membentuk BPBD di daerahnya masing-masing. “Bahkan, jika perlu disamping membentuk BPBD, Kabupaten/Kota perlu turut membentuk TRC dalam kaitan pemaksimalan upaya penaggulangan bencana sebagaimana yang menjadi harapan bersama,” pungkasnya.(vb/arf)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.