Atasi Kemiskinan Dengan Pola Konsentrasi

October 15, 2009 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

SAMARINDA – vivaborneo.com- Jumlah penduduk miskin dengan pendapatan Rp. 261.185 per kapita per orang di Kaltim menurut data tahun 2009  mencapai 239 ribu jiwa atau sebesar 7,73 persen. Angka ini terus menurun sejak 2006 yang masih sebesar 335 ribu  jiwa dan tahun 2008 lalu sebesar 286 ribu jiwa atau sebesar 9,51 persen.

Ka. Dinas Sosial Kaltim, Bere Ali

Ka. Dinas Sosial Kaltim, Bere Ali

Walau angka ini terus cenderung turun, namun tugas  berat Dinas Sosial Kaltim tidaklah ringan, karena masih banyak penduduk yang berada diantara garis miskin dan garis non miskin yang masih sangat rentan terhadap goncangan ekonomi.

“Goncangan ekonomi misalnya dapat berupa PHK atau kenaikan biaya yang tidak dapat ditutupi oleh pendapatan mereka.  Tugas Dinas Sosial untuk menjaga agar tidak terjadi goncangan terhadap ekonomi mereka,” ujar Kepala Dinas Sosial Kaltim Drs. Bere Ali, MSi saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (15/10).

Untuk mempercepat penanggulangan masalah kemiskinan di Kaltim, Bere Ali sedang mengembangkan konsep pola konsentrasi. Menurutnya, selama ini hampir setiap dinas memiliki program penanggulangan kemiskinan sendiri namun masih belum bersinergi antara satu dinas dengan dinas lainnya.

“Kedepannya harus ada keterpaduan dan sinergi antar dinas dalam menangani masalah kemiskinan ini, jadi tidak jalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Saat ini, partisipasi masyarakat  cukup tinggi dengan banyaknya panti asuhan, yayasan dan pondok pesantren yang dibangun oleh masyarakat. “Pemerintah memberikan bantuan santuan  untuk biaya makanan sebesar Rp. 2500 per orang selama 365 hari atau selama setahun,” jelasnya.

Salah satu  partisipasi masyarakat yang cukup besar dana dan kegiatannya adalah partisipasi Coorporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan besar di Kaltim yang selama ini belum terkoordinasi dengan baik. “Kita sedang mendata perusahaan mana saja yang memiliki CSR dan berapa besar dana yang mereka keluarkan agar dapat lebih mengenai sasaran,” ujarnya.(vb-01)

Respon Pembaca

Satu Komentar untuk "Atasi Kemiskinan Dengan Pola Konsentrasi"

  1. DIANA on Fri, 30th Oct 2009 6:50 pm 

    kaltim wilayahnya luas,sebaiknya yang miskin ditransmigrasikan dengan bekal yang layak seperti ilmu pertanian,pemerintah melakukan pendampingan hingga transmigrasinya benar-benar mandiri, paling tidak 10 tahun.

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.