Aset PDAM Samarinda Rp 205 Miliar

July 21, 2010 by  
Filed under PDAM Samarinda

Samarinda-vivaborneo.com, Kepala BPKP Kaltim,Bambang Setiawan mengatakan, aset PDAM Samarinda berdasarkan laporan Audit tahun 2009 mencapai 205 Miliar,walaupun begitu belum masuk kategori sehat hanya dapat nilai opini wajar dengan pengecualian.Artinya pengecualian tentang aset dan hutang piutang, yg keduanya harus dibenahi sehingga nantinya dapat menghasilkan laba yang cukup besar.

“Benar,aset PDAM sudah mencapai 205 Miliar ini merupakan prestasi terbesar diantara 14 PDAM se Kaltim,saya harapkan kedepannya aset ini harus dikelola dengan baik aset yang ada dan hutang perusahaan agar nantinya dapat diperoleh laba yang cukup besar,”harapan Bambang disela sela workshop Manajemen aset di Hotel Aston Samarinda (19/7).

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama PDAM Samarinda H Faturrachman Alhinduan mengemukakan, saat ini jumlah pelanggan PDAM Samarinda mencapai 96 ribu,sedangkan yang masih masuk daftar tunggu sekitat 600 orang dengan cakupan pelayanan pelanggan mencapai 78,37 persen, Sedangkan tingkat kebocoran air mencapai 32 persen.

“Piutang pelanggan PDAM mencapai Rp 9 Miliar,hingga saat ini baru bisa ditagih Rp 3 Miliar, kedepan kita akan terapkan sistim putus segel bagi pelanggan yang menunggak 3 bulan tagihannya,”terang Faturrachman dengan menekankan agar petugas lapangan melakukan pemutusan atau menyegel sambungan air ke pelanggan yang menunggak.

Ia mengatakan, setiap bulannya PDAM Samarinda menerima pemasukan Rp  500 Juta dari piutang pelanggan.guna mempermudah pembayaran saat ini PDAM Samarinda sudah menerapkan sistem pembayaran online yang tersebar di beberapa kawasan dan mal mal perbelanjaan yang ada di Samarinda.

“Betul, dengan sistim pembayaran online dan banyaknya loket loket pembayaran kita harapkan akan dapat meningkatkan pemasukan dan memperkecil adanya piutang pelanggan,segala perangkat sudah kita siapkan dan kartu pelanggan tinggal di scan aja akan muncul jumlah tagihan yang harus dibayar sesuai dengan pemakaian,” jelas Faturahman. (vb/luk)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.