APBD Kutim 2012 Capai Rp 2,6 Triliun

January 1, 2012 by  
Filed under Kutai Timur

SANGATTA- vivaborneo.com, Pengesahan APBD Kutim tahun 2012 yang dilakukan melalui rapat paripurna DPRD Jumat (30/12) 2011,lalu, cukup meriah. Pasalnya, hampri semua pejabat eselon lingkup Pemkab Kutim turut hadir pada acara yang digelar sore hari sekitar pukul 14.30 di ruang siding utama lembaga legislatif tersebut.

Nilai APBD Kutim tahun 2012 sebesar Rp2,6triliun, mengalai kenaikan sekitar Rp 243 miliar dibanding tahun sebelumnya. Rapat dipimpin wakil ketua Mahyunadi didampingi ketua DPRD Hartidan wakil ketua lainnya Suardi. Hadir pada acara itu wakilbupati Ardiansyah Sulaiman, Sekretaris kabupaten Ismunandar, para asisten, kepala SKPD dan pejabat eselon III maupun eselon IV.

“Rapat paripurna ini palinbg meriah, karena dihadiri banyak pejabat lingkup Pemkab Kutim, baik eselon II, III dan IV. Kami ucapkan kepada bupati dan jajarannya atas kerjasama ini,” kata Mahyunadi mengawali memimpin siding paripurna pengesahan nota keuangan APBD Kutim tahun 2012 tersebut.

Lima Fraksi di lembaga legislative itu menyatakan persetujuannya atas APBD yang telah dibahas bersama antara DPRD dan pemkan Kutim sebelumnya. Fraksi Perkasa meminta tahun mendatang Pemkab Kutim bisa menyerahkan dokumen untuk dibahas ke lembaga legislatif jauh hari untukdibahas sebelum disahkan. Tahun 2011 ini, waktu yang dimiliki DPRD Kutim melakukan pembahasan sangat singkat.

“Kami tidak memiliki cukup banyak waktu untuk melakukan pembahasan dengan detail. Kami mengharapkan Pemkab Kutim memberikan dokumen pada 2012 nanti lebih cepat,” kata Joni, juru bicara Fraksi Perkasa.

Sedangkan juru bicara Fraksi Aksi Sugianto Mustamar menyampaikan beberapa catatan fraksinya. “Kami melihat penganggaran belum berimbang. Ada beberapa kecamatan yang menerima KUA pembangunan tidak sebanding. Untuk itu kami meminta ke depan penganggaran harus lebih merata.

Sebagai contoh dia menyebutkan di kecamatan Long Mesangat yang memerlukan perhatian lebih karena kawasan itu kondisinya memprihatinkan, terutama infratruktur jalan. Padahal, itu jalan satu-satunya. Jalan itu adalah urat nadi perekonomian warga.

Sedangkan Fraksi Golongan Karya juga memberikan sejumlah catatan penting. Termasuk catatan yang disampaikan Fraksi Partai Demokrasi Kebangsaan yang disampaikan oleh Isnorawaty. “Kami berpesan agar penggunaan anggaran oleh SKPD dilakukan efisien,” katanya.
Setelah disahkan, langkah selanjutnya adalah melakukan asistensi ke Pemprov Kaltim. Kemudian, SKPD menyusun daftar prioritas anggaran secara detail. (vb/wardi)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.