Selaraskan Program, Disbudpar Rakernis di Pulau Derawan

April 26, 2011 by  
Filed under Berita, Politik dan Pemerintahan

SAMARINDA – vivaborneo.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kaltim menyelenggarakan Rapat Kerja  Teknis (Rakernis) Koordinasi dan Sinkronisasi Program Kebudayaan dan Pariwisata Se Kaltim yang akan berlangsung di Pulau Derawan, Kabupaten Berau malam ini hingga dua hari kedepan (26-28 April).

Achmad Adha

Achmad Adha

Menurut Penjabat, koordinasi  dan komunikasi  ini dilakukan agar program-program kebudayaan di Kaltim dapat selaras antara program yang ditetapkan Provinsi dan program yang dilaksanakan di  Kabupaten/kota.

“Ini semangat otonomi, untuk lebih meningkatkan berbagai usaha yang dapat mendorong pelaksanaan program kebudayaan dan pariwisata perlu peningkatan koordinasi sehingga terwujud kerjasama terpadu dan berkesinambungan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kaltim, Achmad Adha.

Hasil yang diinginkan, ujar Adha, dapat terkumpulnya data, program dan permasalahan kebudayaan dan pariwisata sehingga dapat dilakukan penanganan secepatnya. Selain itu diharapkan dapat terjalinnya antar kabupaten/kota dan terciptanya keterpaduan mekanisme kerja antar kabupaten/kota.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakernis, Hj Novi Devita mengatakan Rapat Koordinasi ini diselenggarakan setiap tahun. Pelaksanaan tahun ini di Pulau Derawan  karena memang sebagai tuan rumah tahun 2011 ini adalah Kabupaten Bearu setelah tahun 2010 tuan rumah adalah Kutai Barat.

“Peserta selain dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten/kota, juga akan diikuti oleh UPTD Museum Mulawarman, UPTD Taman Budaya Samarinda, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Asosiasi Tour dan Travel atau ASITA serta Himpunan Pramuwisata Indonesia,” ujarnya. (vb/yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.