Koperasi Sempekat Sempawat Gelar RAT

April 1, 2021 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Koperasi Sempekat Sempawat (KSS) yang bergerak di bidang Simpan Pinjam, berkantor di komplek Bisnis Ceter, Jalan Sendawar Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat (Kubar), menggelar Rapat Tahunan Anggota (RAT) di Hotel Sidodadi, Kelurahan Simpang Raya, Barong Tongkok Rabu (31/3/2021).

Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi (Kadisdagkop) Kubar, Salomon Sartono dalam sambutan yang dibacakan staf Bina Usaha Koperasi, Eka Warastinah memberikan apresiasi kepada koperasi Sempekat Sempawat yang menjadi contoh bagi koperasi lainnya yang ada di Kubar dalam memenuhi kewajibannya yaitu menyelenggarakan RAT.

Ia juga menyampaikan terima kasih kerena Koperasi Sempekat Sempawat sudah memenuhi kewajibannya mengembalikan penyertaan modalnya ke pemerintah sesuai ketentuan selama empat tahun berturut turut. Modal penyertaan tahun 2011 telah lunas secara pokok pada tahun 2019 lalu.

“Saya sangat mengapresiasi terhadap koperasi ini yang sudah menyelesaikan kewajibannya,” ujarnya.

Ia menuturkan, apabila Koperasi Sempekat Sempawat menunjukkan keaktifannya maka Disdagkop akan mengupayakan untuk mendapat penghargaan dan mengikuti pelatihan pelatihan di kabupaten maupun yang di provinsi guna menunjang kegiatan dan mendorong gerakan ekonomi Koperasi Sempekat Sempawat.

Sementara itu perwakilan menajeman PT. Pamapersada Nusantara Chadra Aditya sebagai pembina dari Koperasi Sempekat Sempawat mengharapkan koperasi bisa mandiri serta memandirikan anggotanya. Sehingga ketika anggotanya sudah mandiri dengan usahanya seperti UMKM dan lainnya. Jika anggotanya sudah mandiri, otomatis koperasi ini lebih leluasa mengembangkan bisnis lainnya.

“Kita ini sebagai pembina dari Pama tidak selamanya di Kubar,”jelasnya.

Ia berharap Koperasi Sempekat Sempawat bisa menyiapkan kemandirian dengan melakukan beberapa upaya seperti perubahan pada struktur organisasi dan pembangunan kantor milik KSS yang diharapkan menjadi langkah mulai mandirinya Koperasi. Koperasi Sempekat Sempawat ini jangan hanya bergerak di bidang usaha simpan pinjam dengan meningkatkan kewirausahan dalam pengembangan UMKM agar mendapatkan hasil dari penjualan tersebut.

Salah satu anggota KSS Menton warga Kampung Jelmu Sibak, Kecamatan Bentian Besar merasa bersyukur dengan adanya KSS ini. Dia menjadi anggota sudah tiga tahun lebih, dan ia memulai usahanya sebagai pengrajin anyaman rotan, dengan meminjam modal, pendampingan dan pelatihan dari Koperasi Sempekat Sempawat. Saat ini usaha kerajinan dari rotan sudah maju pesat dan sudah mendapat pesanan baik dari dalam maupun dari luar daerah.

“Kami sangat bersyukur dan terima kasih kepada KSS ini, dulu kami hanya pengrajin dikampung yang tidak punya modal, begitu dapat modal pinjaman dari KSS ini kami berkembang dengan pesat dan pesanan kami semakin banyak,”ujarnya.

Ia menuturkan, saat ini hasil dari penjualan kerajinannya omsetnya sudah mencapai sepuluh juta rupiah lebih perbulannya. Kerajinan rotannya sudah dipasarkan di bandara Sepinggan Balikpapan, Sangata dan Malinau Kaltara.

Sementara menejer KSS Masurung mengatakan, regulasi perkembangan koperasi selama pandemi covid 19 diakui menurun. Hal ini disebabkan usaha dari UMKM banyak yang stagnan atau berhenti dan pembiayaan ditahan.

“Untuk pembiayaan itu turun sekitar 70 persen, dan ada beberapa item yang kita buat di 2020 untuk usaha, dan aset sempat naik mencapai 3,13 persen,”ujarnya.

Diakui, Sisa Hasil Usaha (SHU) agak sedikit menurun, akan tetapi di akhir tahun masih bisa mendapatkan keuntungan.

“Jadi keuntungan bersih koperasi diakhir tahun 2020 sekitar Rp. 108 juta,”ungkapnya.

Masurung menuturkan, untuk target penjualan produk dari UMKM tidak mencapai target dalam pemasarannya. Target awal 25 persen hanya tercapai 12 persen keuntungan karena terbentur pandemi covid 19.

“Sedangkan untuk pemeriksaan standar akuntan keuangan kita KSS sudah standar,”tuturnya. (arf).

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.