Dishub Kubar Kembali Bahas Perbaikan Jalan Oleh Perusahaan Sawit

March 16, 2021 by  
Filed under Berita

SENDAWAR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) kembali mengadakan rapat dengan seluruh pengusaha kelapa sawit terkait perbaikan jalan umum yang rusak. Rusaknya jalan tersebut diakibatkan oleh kendaraan kelapa sawit yang mengangkut hasil Tandan Buah Sawit (TBS) maupun Clude Palm Oil (CPO), Senin (15/3/2021).

Rapat dipimpin langsung Kadihub Kubar Rakhmat di ruang rapat dihadiri Kadis Lingkungan Hidup (LH) Ali Sadikin, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kabid LLAJ Saipul Anwar, PJ Kasi LLAJ Akhmad Bey Noorliansyah serta seluruh pengusaha kelapa sawit di Kubar.

Selain membahas perbaikan jalan umum, Pemda Kubar juga ingin memastikan seluruh perusahaan kelapa sawit melengkapi dokumen ijin lingkungan atau Amdal nya.

Dalam rapat yang kesekian kalinya ini perwakilan perusahaan terkesan saling lempar tanggung jawab dan berlindung dibalik izin penggunaan jalan umum. Mereka berdalih sudah mulai memperbaiki jalan-jalan yang berlubang, seperti di kawasan kecamatan Mook Manaar Bulatn, yang dikerjakan 3 perusahaan seperti PT. Kalimantan Agro Makmur (KAM), PT Ketapang Angro Lestari (KAL) dan PT. Kedap Sayaaq.

Salah satunya di Kecamatan Barong Tongkok, Melak, Sekolaq Darat, Mook Manaar Bulatn, termasuk kecamatan Damai hingga simpang Kalteng di wilayah perbatasan. Bahkan ada ruas jalan yang memakan korban jiwa di kampung Sendawar Kecamatan Melak yang berujung protes warga hingga menanam pisang di  tengah jalan.

Lase, humas PTKA  mengklaim sudah memperbaiki jalanan beserta dua perusahaan lainnya memasang agregrat di wilayah Mook Manar Bulatn tepatnya di jalan yang berada di kampng Karangan sekitar kurang lebih 2,5 km. sisanya masih berunding dengan perusahaan dan pemerintah.

“Kami sudah perbaiki jalanan dari pelabuhan sampai ke kampung Karangan sepanjang 2,5 KM, disaksikan petinggi dan juga camat,”kata Lase saat ditemui usai rapat.

Sementara Humas PT.Kruing Lestari Jaya (KLJ) Benny Amin mengaku perusahaan yang bernaung dibawah PT.Tani Husani Abadi (THA) Group itu sudah melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan yang sering dilintasi. hanya saja tidak permanen.

“Kami dengan PT. KAL atau Fangiono group secara kontinyu perbaiki jalan yang kami lewati,”ungkap Benny.

Dijelaskan Benny, mengenai jalan yang rusak di daerah Kampung Royok, Kecamatan Melak akan ditinjau dan dihitung dulu biaya oleh PUPR dan Dishub untuk perbaikan jalan tersebut. Selanjutnya pihak perusahaan yang melewati jalan tersebut siap menanggung semua biaya untuk perbaikannya.

Para pengusaha sawit justru mempertanyakan izin jalan umum yang diajukan sejak 2018 dan tidak diberikan Dinas Perhubungan. Di sisi lain, komitmen perawatan jalan umum sebagai konsekuensi belum memiliki jalan khusus terus disorot.

Kadishub Rakhmat tak menampik pertemuan kali ini belum menghasilkan keputusan yang pasti soal tanggung jawab masing-masing perusahaan. Hanya saja Dishub Kubar meminta perusahaan segera berkoordinasi dengan dinas PUPR mengenai pembagian tugas perbaikan jalan dan konstruksi yang tepat. Sebab selama ini kata Rakhmat, perusahaan hanya memasang agregat dan tidak bertahan lama.

“Nanti dari LLAJ dan PUPR akan melakukan pemantauan kelokasi jalan yang rusak, sekalian menghitung biaya untuk perbaikannya,”jelas Rakhmat.

Rakhmat menambahkan terkait izin jalan umum memang tidak diberikan lagi oleh Dishub Kabupaten sebelum perusahaan memenuhi semua syarat yang diperlukan

“Mereka seharusnya waktu mengurus Amdal itu juga mengurus Amdal Lalin nya juga,”kata Rakhmat.

Rakhmat juga meminta seluruh perusahaan di Kubar membuat asosiasi pengusaha sawit agar mudah dalam membagi tugas perawatan jalan umum. Dia menegaskan tidak akan mentolerir alasan-alasan perusahaan, sebab sesuai aturan semua perusahaan sawit maupun tambang wajib memiliki jalan khusus.

Ia juga Kembali mempertegas soal batas waktu dua tahun bagi perusahaan agar membuat jalan sendiri seperti yang disepakati dalam rapat dengan bupati Kubar 5 maret lalu. (arf)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.