Gerakan Penegakan Disiplin Prokes

January 13, 2021 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Upaya menekan angka penularan Virus Corona atau Covid-19 atau positivity Rate di Kaltim yang sangat tinggi (18,6. red) terus dilakukan, salah satunya dengan cara mengimplementasikan penegakkan Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim Nomor 48/2020 tentang Disiplin Protokol Kesehatan. Hal ini sesuai dengan arahan Satgas Covid-19 Nasional agar pemerintah daerah betul-betul menegakkan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat.

“Kami terus melakukan patroli penegakkan disiplin kepada masyarakat. Terutama di ruas-ruas jalan di Samarinda,” kata Kepala Satpol PP Kaltim Gede Yusa didampingi Kabid Trantibumas Satpol PP Kaltim Edwin Nofiansyah Rahim dan Kabid Linmas H Hasan di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (12/1/2021).

Gerakan penegakan Disiplin Prokes ini dilakukan, akan terus dan selalu dilakukan mengingat Kaltim sudah masuk zona merah. Artinya seluruh kabupaten dan kota se Kaltim sudah berstatus zona merah.

Hal ini menunjukkan Covid tidak bisa dianggap sepele. Karena itu, tanpa adanya kemauan yang keras oleh masyarakat untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan, maka tentu akan berat pemerintah daerah bisa menurunkan kasus corona.

“Kita akan melakukan secara berkelanjutan gerakan ini. Dimulai hari ini. Dengan tujuan agar masyarakat sadar. Caranya, melakukan imbauan langsung bagi pengguna jalan di Samarinda,” jelasnya.

“Apabila tidak ada menggunakan masker kita berikan masker. Kami tidak berikan sanksi, tapi bagaimana membangun kesadaran agar sama-sama menjaga. Ya sekaligus sosialisasi,” ungkapnya.

Gerakan penegakan Pergub 48/2020 Disiplin Protokol Kesehatan diikuti Kepala BPBD Kaltim Yudha Pranoto, unsur Pemkot Samarinda, Satpol PP Samarinda, BPBD Samarinda dan Polresta Samarinda.

Gerakan disiplin Prokes 3 M seperti mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak juga diikuti dengan penyemprotan disinfektan di kantor-kontar pemerintah propinsi Kaltim. (hel/*)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.