PKK Kaltim, Luncurkan Aplikasi PKK Online Labanan Makmur

November 27, 2020 by  
Filed under Berau

LABANAN – Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kaltim meluncurkan aplikasi PKK Online Kampung Labanan Makmur.

Ketua PKK Kaltim Norbaiti Isran Noor bersama Wakil Ketua PKK Kaltim Erni Makmur Hadi Mulyadi secara khusus ke Kampung Labanan melakukan peluncuran aplikasi sekaligus melakukan uji petik atas keberhasilan program PKK di berau.

Kepala Kampung Labanan Makmur Mupit Datusahlan mengatakan, kehadiran istri orang nomor satu dan wakilnya ke kampung yang dipimpinnya itu, merupakan kebanggaan tersendiri.

“Kunjungan itu sebagai uji petik penilaian panji panji keberhasilan bidang pembangunan di PKK Labanan makmur,” katanya (24/11/2020).

Dalam kesempatan itulah, aplikasi PKK Labanan Makmur diluncurkan untuk mempermudah pelaksanaan program PKK di kampung ini.

“Aplikasi ini memuat tentang PKK kampung, dari mulai Pokja 1 sampai 4, Dasawisma, posyandu dan kelompok wanita tani,” sebut Mupit.

Harapannya, aplikasi ini juga mendorong terciptanya bidang data yang akuntabel dan memudahkan untuk menelusuri permasalahan yg ada di setiap kelompok keluarga.

“Aplikasi ini juga memudahkan kader dalam pendataan di kelompok dasawisma serta data posyandu secara sistematis dan terintegrasi,” sebutnya.

Sebelumnya dikabarkan, PKK Berau harus bersaing dengan Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara yang lolos seleksi dalam penilaian panji keberhasilan pembangunan bidang PKK.

Ketua TP PKK Kaltim, Norbaiti Isran Noor menyampaikan, penilaian ingin mengetahui langsung mengenai hubungan antara TP PKK kabupaten dengan TP PKK kecamatan dan kampung.

“Dari penyampaian yang telah saya dengar tadi, terjalin hubungan harmonis dan saling mendukung antara TP PKK Kampung dengan pemerintah kampung. Dengan melengkapi berbagai fasilitas yang ada mulai dari sosial hingga kesehatan,” katanya.

Sementara Pjs Ketua TP PKK Berau, Ratna Nugrarini Ramadhan menyampaikan apresiasi atas segala masukan yang diberikan PKK Kaltim. Penilaian ini menjadi ajang berbenah

“Hasil penilaian akan digunakan sebagai bahan evaluasi. Yang perlu dibenahi adalah manajemen administrasi kegiatan. Jadi setiap kegiatan harus lengkap administrasinya. Mulai dari kabupaten hingga kampung. Sehingga ada kesamaan data di lapangan,” pungkasnya. (vb1)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.