Pjs Bupati Kutim Minta Perusahaan Beli Beras Petani

November 12, 2020 by  
Filed under Agrobisnis

KAUBUN – Potensi lahan pertanian sawah di Kecamatan Kaubun cukup luas. Kendati demikian tetap masih ada persoalan yang perlu dicarikan solusi dengan baik. Antara lain masih banyak stok beras sekitar 150 ton di kelompok tani di desa Bumi Rapak.

“Di Kaubun ini ada beberapa perusahaan tambang dan kelapa sawit. Saya minta perusahaan bisa membeli beras petani setempat, karena harganya juga murah dan kualitasnya cukup baik,” kata Pjs Bupati Kutim Moh Jauhar Efendi usai melakukan tanam padi di lahan pertanian desa Bumi Rapak, Kamis (12/11/2020).

Dijelaskan, jika perusahaan bisa membeli beras petani di Kaibun ini, tentunya kerjasama antara masyarakat dan perusahaan lebih bisa sinergy. Jangan sampai justru perusahaan membeli beras dari luar Kutim.

Sedangkan Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kaltim yang diwakili Rini Susilowati, Kabid Produksi Pangan, mengatakan, di Kutim sudah lebihi target 111 persen untuk tanam pangan.

“Jaga lahan dam jaga petani. Sehingga akan mudah dalam pengajuan bantuan apabila administrasinya lengkap,” kata Rini.

Kepala BPPT Kaltim diwakili Hadiyanto mengatakan, ke depan Kementerian Pertanian meiliki program untuk menciptakan petani milenial, yakni usia antara 19 sampai 39 tahun. Yang ada sekarang, petani berusia diatas 50 tahun,” kata Haryanto.

Kadis Pertanian Kutim Sugiono mengaku gembira karena dengan adanya petani ini, masyarakat tidak bakal kelaparan. Dijelaskan, petani di sini saat panen sudah menggunakan teknologi, sehingga bisa mengurangi biaya produksi, jika dibandingkam dilakukan secara manual.

Luas lahan pertanian di Kutim sekitar 2000 hektare lebih. Namun potensinya masih cukup besar, mencapai puluhan ribu hekatare untuk lahan yang dialiri irigasi.

Camat Kaubun Riyanto merasa sedih karena hasil produksi tidak bisa terjual dengan baik. Diharapkan dengan adanya kunjungan kerja Pjs Bupati ini bisa memberikan solusi yang terbaik

“Kami hanya ingin meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat dan petani di Kaubun ini. Dengan menanam ini, diharapkam bisa lebih sejahtera lagi ke depan dan masyarajat tetap sehat,” kata Riyanto. (*/tejo)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.