Pembangunan Jembatan Damai Segera Selesai

September 18, 2020 by  
Filed under Serba-Serbi

SENDAWAR – Pembangunan jembatan di Kampung Damai Kota, Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang dibangun Pemerintah Kubar pada awal 2020 saat ini hamper selesai. Jembatan yang dibangun bekerja sama dengan PT Keruing Lestari Jaya (KLJ) ini menghubungkan beberapa kampung di seberang dengan ibukota kabupaten, pembangunannya telah mencapai 75 persen.

Pembangunan jemabatan di Kampung Damai Kota, Kecamatan Damai

Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kubar Philip melalui Kabid Bina Marga Marto Yosan menyampaikan, pekerjaan pembangunan jembatan di Kampung Damai Kota saat ini progresnya sudah mencapai 75 persen.

“Diperkirakan akhir tahun sudah bisa digunakan masyarakat,” ujar Marto Yosan saat ditemui di ruangannya, Kamis (17/9/2020).

Ia mengatakan, jembatan ini salah satu kebanggaan masyarakat Kecamatan Damai. Masyarakat sejak lama  mendambakan jembatan tersebut, karena akses jalan yang menghubungkan beberapa kampung yang ada di seberang sangat sulit sekali menuju ibukota kabupaten. Karenanyapemerintah dengan segala upaya membangun jembatan ini dengan mengandeng perusahaan kelapa sawit PT. Keruing yang juga membutuhkan akses jalan ini untuk membawa CPO nya keluar.

Diakui, saat ini pemerintah lagi kesulitan dana, apalagi dimasa pandemi covid 19 ini. Pemerintah mempunyai kendala keterbatasan dana untuk membangun jembatan. Karenanya pemerintah menggandeng pihak swasta membangun jembatan.

Kabid Bina Marga PUPR Kubar, Marto Yosan

Dikatakan, jerih payah dan segala upaya pemerintah serta menjalin kerjasama yang baik dengan pihak swasta, bupati Kubar FX. Yapan akhirnya bisa mewujudkan impian masyarakat Kecamatan Damai.

Sementara itu Pronject Manager (PM) pelaksana atau kontraktor jembatan PT Modern Azman Tavip Nasution, melalui Site Managernya Sukiman menyampaikan, progres pembangunan jembatan diperkirakan pada November 2020 sudah bisa digunakan oleh masyarakat umum.

Diakuinya, pekerjaan pembangunan jembatan mengalami keterlambatan karena siklus tahunan berupa banjir kurang lebih dua bulan. Hal ini membuat pemancangan dan aktivitas pembangunan mengalami penundaan.

“Kami akan tetap mengerjakan pembangunan jembatan ini sesuai target yang berikan oleh PU harus selesai di tahun ini,” ungkapnya.

Sukiman menuturkan, saat ini proses pekerjaan sudah dalam pemasangan struktur baja jembatan. Sementara pondasi jembatan semua sudah selesai seratus persen dan dilanjutkan dengan pengecoran lantai jembatan dan normalisasi di bibir sungai.

“Setelah selesai dilakukan normalisasi, lebar sungai akan kembali seperti sedia kala,” tandasnya.

Nantinya akan dilakukan pemasangan bronjong sebagai penahan bibir sungai dan pondasi jembatan, ditambah pemasangan bunder atau pengaman jembatan di kedua tiang jembatan.

Sukiman menuturkan, sisa pekerjaan hanya mengecor lantai jembatan dan penimbunan tanah di areal Kampung Damai Kota. Sedangkan untuk penimbunan tanah yang di seberang sudah selesai sembilan puluh lima persen.

“Kami berharap di bulan September, Oktober dan Nopember ini keadaan permukaan air tidak naik, dan kita bisa bekerja maksimal,” ungkapnya. (arf).

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.