Penyebaran Belum Berhenti, Ibu Hamil dan Batita Juga Tertular

September 8, 2020 by  
Filed under Kesehatan

SANGATTA – Penyebaran COVID-19 di Kutai Timur (Kutim) belum berhenti. Kini terbaru ibu hamil (Bumil) dan anak di bawah tiga tahun atau Batita pun tak luput dari sergapannya, termasuk pula remaja dan lansia.

Menilik dari data Dinkes Kutim yang dirilis Selasa (8/9/2020), terdapat penambahan tujuh kasus terkonfirmasi positif COVID-19. Penambahan tiga kasus konfirmasi sembuh dan satu orang meninggal dunia. Kepala Dinkes Kutim dr Bahrani membenarkan adanya seorang bumil dan batita yang terpapar COVID-19. Mereka berkode medis KTM 209 untuk bumil dan KTM 210 seorang batita.

Dijelaskan Bahrani, KTM 209 seorang perempuan berusia 25 tahun, pasien sedang hamil. Pada 2 September pasien di swab, 7 September hasil swab positif COVID-19. Pasien melakukan isolasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Sangatta Utara.

“Pasien KTM 209 merupakan kontak erat (transmisi lokal) suaminya KTM 176 yang tepapar virus Corona,” ujar Bahrani.

Kemudian seorang batita berjenis kelamin laki-laki usia 1 tahun berkode medis KTM 210, merupakan kontak erat anak dari KTM 176 dan KTM 209. Pada 2 September pasien di swab, 7 September hasil swab positif COVID-19. Batita itu pun diisolasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Sangatta Utara. Selanjutnya KTM 211, laki-laki 14 tahun, kontak erat cucu dari KTM 186. Pada 2 September pasien di swab, 7 September hasil swab positif COVID-19. Pasien melakukan isolasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Sangatta Utara.

Pasien lainnya KTM 212 seorang perempuan 55 tahun, kontak erat dari KTM-163. Pada 2 September 2020 muncul gejala demam dan ada penyakit bawaan Hipertensi. Selanjutnya pada 3 September 2020 beliau melakukan swab test,” terang mantan direktur RSUD Kudungga Sangatta itu.

Berikutnya pada 7 September 2020 keluar hasil positif terkonfirmasi COVID-19, pasien melakukan isolasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Teluk Lingga. Kemudian Bahrani menambahkan ada pula lansia berjenis kelamin laki-laki berumur 63 tahun, dengan kode medis KTM 213. Ia merupakan kontak erat dengan KTM 163. Pada 2 September 2020 muncul gejala batuk karena KTM 213 juga adalah perokok. Akhirnya 3 September melakukan Swab test di RSUD Kudungga Sangatta.

“Tanggal 7 September 2020 hasil keluar positif terkonfirmasi COVID-19. Beliau melakukan isolasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Teluk Lingga,” ungkapnya.

Pasien lainnya, KTM 214 merupakan perempuan usia 37 tahun yang juga kontak erat KTM-163. Pada 3 September KTM 214 melakukan swab test di RSUD Kudungga Sangatta dan 7 September hasil swab keluar positif terkonfirmasi COVID-19. KTM 214 tidak memiliki riwayat gejala apapun. Ia melakukan isolasi mandiri, masuk wilayah Kerja PKM Teluk Lingga. Terakhir, KTM 215 seorang laki-laki berusia 24 tahun merupakan karyawan perusahaan swasta. KTM 215 merupakan pelaku perjalanan dari Balikpapan, pasien pada 4 September melakukan swab test dan 5 September keluar hasil positif terkonfirmasi COVID-19. Pasien melakukan isolasi mandiri, ia masuk wilayah kerja PKM Teluk Lingga.

Selain itu ada kabar baik, terdapat penambahan tiga kasus konfirmasi COVID-19 yang sembuh. Yaitu KTM 167 laki-laki berusia 55 tahun dan KTM 174 seorang kaki-laki berumur 37 tahun, masuk wilayah kerja PKM Teluk Lingga. KTM-182 usia 22 tahun, masuk wilayah kerja PKM Sangatta Selatan. Bahrani menyampaikan penambahan juga 1 kasus probable COVID-19 meninggal dunia yakni seorang laki-laki berusia 27 tahun. Almarhum di diagnosis Susp Pneumonia ec Probable Covid dd GPS, meninggal dunia hari Senin (7/9/2020), pukul 21.33 WITA.

“Rapid test almarhum reaktif dan bacaan Radiologi Pneumonia Bilateral, Status Probable C19. Almarhum masuk wilayah kerja PKM Sangatta Utara,” tutupnya. (hms7/hms3)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.