Gubernur Kaltim Minta Pokdarwis menjadi Pelopor Protokol Kesehatan 

September 7, 2020 by  
Filed under Wisata

Vivaborneo.com, Samarinda – Rapat Koordinasi Kelompok Sadar Wisata (Rakor Pokdarwis) Provinsi Kalimantan Timur  dibuka oleh Gubernur Kaltim Isran Noor. Pembukaan ini sebagai dukungan yang diberikan gubernur terhadap partisipasi masyarakat terhadap usaha pariwisata.

Gubernur berharap masyarakat turut terlibat aktif dalam pembangunan pariwisata Kaltim dengan cara memelihara dan mengangkat potensi wisata yang di lingkungan masing-masing.

 Di masa pandemi Covid-19 saat ini, anggota Pokdarwis diharapkan sebagai pelopor pelaksanaan protokol kesehatan di wilayah masing-masing.

 “Mari bersama-sama mencegah penularan Covid-19 yang kini terus mengalami peningkatan terkonfirmasi positif di Benua Etam melalui setiap anggota Pokdarwis,” kata Isran Noor di Samarinda, Senin (31/8/2020).

 Meski kondisi pandemi covid, ujarnya pertumbuhan sektor wisata juga harus jalan dan meningkat, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat tidak menurun. Dengan begitu, sektor kepariwisataan juga harus berkembang.

“Selama pandemi ini, semua pihak berperan aktif melakukan pencegahan penularan covid. Tak terkecuali kelompok sadar wisata di Kaltim dengan tidak mengabaikan pengembangan dan pertumbuhan ekonomi di daerah masing-masing,” harapnya.

 Isran Noor mengingatkan bahwa pembangunan pariwisata harus bersinergi dan melibatkan lintas sektoral dengan para pihak, untuk memajukan perekonomian masyarakat desa, sebagai ujung tombang pariwisata.

“Melalui Rakor Pokdarwis ini, semoga semangat membangun desa wisata semakin kuat untuk mewujudkan Kaltim Berdaulat,” ujar Isran.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Sri Wahyuni mengatakan selama masa pandemi Covid-19, yang berangsur-angsur dibuka kembali dengan pembatasan new normal dan menjaga protocol kesehatan, sektor pariwisata perlahan mulai bergerak kembali.

“Semangat beraktivitas dan berkreasi masa pandemi, masa new normal tak terelakkan lagi. Aktivitas normal dapat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ucap Sri Wahyuni.

Penundaan kunjungan wisatawan, tegasnya,  tidak berarti menidurkan Pokdarwis. Promosi wisata pedesaan dan aktivitas pembaharuan atraksi dan amenitas sesuai protokol kesehatan terus dilakukan.

Promosi pariwisata selama pandemi Covid-19 terus digaungkan walaupun hanya di ruang maya,  agar tetap menjangkau koneksi dan jaringan yang lebih luas di masyarakat, termasuk dunia internasional.

“Permasalahan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia Pokdarwis dan supervisi lebih lanjut menjadi isu-isu yang perlu didudukkan secara proporsional dan sinergis antara pembinaan yang dilakukan di level provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya.

Dengan kondisi yang belum setara dalam hal pembinaan Pokdarwis di kab/kota, maka penyusunan manual Pedoman Kerja Pokdarwis untuk mewujudkan Desa Wisata di Provinsi Kaltim patut disiapkan, terlebih pariwisata berbasis kerakyatan.

“Program unggulan pariwisata untuk mewujudkan peningkatan ekonomi kerakyatan dan ekonomi wilayah menuju Kaltim Berdaulat,” ujar Sri Wahyuni.(Vb/Yul)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.