Hadi Mulyadi Serahkan Sapi Kurban Pribadi ke PWI Kaltim

August 1, 2020 by  
Filed under Serba-Serbi

Vivaborneo.com, Samarinda – Sapi berbobot lebih dari 150 kilogram  diserahkan Hadi Mulyadi secara pribadi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim untuk dijadikan hewan kurban bagi keluarga. Hadi Mulyadi mengatakan penyerahan sapi ini merupakan kurban pribadi atas nama keluarga besarnya. Ada tujuh orang anggota Hadi Mulyadi yang tercantum dalam kurban tersebut.

“Ini adalah kurban pribadi untuk keluarga isteri, dan lima anak kami. Jumlahnya ada tujuh orang sesuai ketentuan untuk satu ekor sapi,” ujarnya Jumat (31/7).

Ketujuh nama yang tertera dalam kurban ini yaitu H.Hadi Mulyadi bin H.Mashud Jafar, Hj. Erni Makmur binti H. Makmur Bustan, Usamah Saifurrahman bin Hadi Mulyadi, Khaulah Karimah binti Hadi Mulyadi, Muhammad Al Fatih bin Hadi Mulyadi, dan Muhammad Ibrahim Khalil bin Hadi Mulyadi serta Ahmad Ismail Yasin bin Hadi Mulyadi.

Sementara itu, Hadi Mulyadi yang juga Wakil Gubernur Kaltim, melaksanakan salat Idul Adha 1441 H di rumah jabatan  Wagub Kaltim di  Jalan Milono Samarinda.  

Sama seperti pada shalat Idul Fitri 1441 Hijriah lalu, Wagub Hadi Mulyadi juga melaksanakan  salat Idul Adha 1441 Hijriah bersama keluarga besar saja. Hal ini dilakukan karena  pandemi Covid-19 yang masih mengkhawatirkan di masyarakat. 

Wagub Hadi Mulyadi berpesan, agar dapat mencontoh perjuangan Nabi Ibrahim dalam membangun keluarga dengan mengharapkan keridhaan Allah.

“Ada beberapa prinsip hidup yang harus kita jalani dan pegang teguh. Belajarlah dari Nabi Ibrahim Alaihissalam (As) dan keluarganya. Di antaranya doa, semangat berusaha dan tidak menyombongkan diri dalam hidup,” sebut Hadi Mulyadi ketika menjadi khatib shalat Idul Adha di rumah jabatan Wagub Kaltim, Jumat (31/7).

 Selain doa, semangat berusaha dan tidak sombong adalah makna keikhlasan kepada Sang Maha Kuasa, Allah Swt juga menjadi pesan Hadi dalam khotbahnya. 

“Ini dibuktikan dengan keikhlasan Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya Ismail As oleh Allah Swt, yang kemudian diganti oleh Allah Swt. dengan seekor domba,” ujarnya.(Vb/Ya)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.