Penularan Korona di Kaltim Masih Mengkhawatirkan

June 30, 2020 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

Vivaborneo.com, Samarinda,  Tidak dipungkiri bahwa penularan virus Korona di Kalimantan Timur masih terjadi dan belum ada tren penurunan. Bahkan cenderung meningkat setiap harinya di beberapa kabupaten dan kota, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan potensi dan kecenderungan penyebaran virus korona di Kaltim masih tinggi yang dibuktikan dengan masih saja terjadi penularan.

Data hari ini juga menunjukan, dari sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim, terkonfirmasi Positif tertinggi masih berada di Kota Balikpapan dengan jumlah kasus sebanyak 181 diikuti oleh Kutai Kartanegara sebanyak 69 dan Samarinda sebanyak 68 kasus.

Di Kutai Timur jumlah pasien Positif sebanyak 49 orang dan di Berau sebanyak  43 orang. Kabupaten Kutai Barat terdapat 32 Positif, Paser 29, Penajam Paser Utara sebanyak 23 dan Kota Bontang 16. Sedangkan Kabupaten Mahakam Ulu, tercatat masih bebas dari pasien Positif Covid-19.

“Melihat data hari ini, diketahui jika potensi penularan  Covid-19 di Kaltim masih saja terjadi. Kebijakan relaksasi harus benar-benar diikuti dengan analisa data-data etimolog yang baik,” ujarnya pada rilis terbaru Covid-19 di Samarinda, Senin (29/6).

Dijelaskan jika pada Senin, 29 Juni 2020, telah terkonfirmasi sebanyak tujuh orang yang Positif virus korona ini. Ke tujuh orang tersebut berasal dari satu kasus di Kabupaten Kutai Kartanegara dan enam kasus lainnya di Kota Balikpapan.

“Disamping tujuh orang terkonfirmasi Positif, dilaporkan juga terdapat satu orang pasien yang berstatus Sembuh setelah dua kali pemeriksaan laboratorium. Satu pasien ini berasal dari Kabupaten Berau,” jelas Andi.

Hingga Senin (29/6) total yang terkonfirmasi Positif sebanyak 510 kasus, sebanyak 127 orang masih dalam perawatan, sebanyak 376 pasien Sembuh dan tujuh orang Meninggal Dunia.

Untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) kini berjumlah 12.396 kasus yang terbagi dalam 11.811 selesai pemantauan dan 585 dalam proses pemantauan. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kini berjumlah 838 kasus, Orang Tanpa Gejala sebanyak 2.663 orang, hasil Negatif sebanyak 2.850 orang dan sebanyak 326 masih menunggu hasil laboratorium.(VB/ Wid)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.