Perumdam Samarinda Kuras IPA Cendana

June 29, 2020 by  
Filed under PDAM Samarinda

Samarinda – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kota Samarinda akan melakukan pengurasan bak sedimentasi dan flokulasi di IPA Cendana serta pekerjaan interkoneksi pipa header ke jalur boster Jalan Abdul Wahab Syahrani yang dijadwalkan Rabu (1/7/2020).

“Pekerjaan akan dimulai pukul 08.00 wita sampai selesai yang sudah jadi agenda rutin per 3 bulan sekali untuk jaga kualitas produksi,” kata Direktur Teknik Ali Rachman AS, didampingi , Kabag Produksi Hadinata Eka Putra serta Kasi IPA Cendana M Shokief Amirsyah melalui Humas HM Lukman.

Sementara itu dampak pengurasan di IPA Cendana diantaranya aliran terganggu di wilayah Jalan Cendana, Jalan Banggeris, Jalan MT Haryono, Jalan P Antasari, Jalan Ir H Juanda, Perum BAP , Perum Perumnas, Jalan Kadrie Oening, Jalan AW Syahrani, Jalan M Yamin, Jalan Wahid Hasyim, Jalan PM Noor, Jalan Pramuka, Jalan Perjuangan, Jalan Re Martadinata, Jalan Pasundan, Jalan KS Tubun, Jalan Wolter Monginsisi, Boster Sirad Salman, Boster reservour Segiri, Jalan Pahlawan, Jalan Bhayangkara, Jalan Dr Sutomo, Perum Prefav, Jalan Perniagaan, Jalan AM Sangaji, Jalan Hasan Basri, Jalan Gatot Subroto, Jalan Yani, Jalan Sentosa, Jalan Remaja, Jalan Kemakmuran, Jalan Pelita, Jalan Gerilya, Jalan Proklamasi, Jalan Samanhudi, Jalan Lambung Mangkurat, Jalan ebulu Salam, Jalan Biawan, Jalan Jelawat, Sei Dama, Boster Damai, Jalan umbia   dan sekitarnya.

“Dihimbau kepada masyarakat pelanggan yang berada di jalur tersebut untuk bisa menampung air sebagai persediaan, karena selama pengurasan berlangsung aliran distribusi dihentikan,” harapnya.

Untuk informasi dan pelaporan pdam bisa disampaikan ke hotline 0541 -2088100 atau Chat WA ke 0811553536 dan 0811552226. Atau indormasi juga bisa dilihat melalui media sosial FB dan IG. PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda.(*/Lk).

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.