Putra asal Kutim Ciptakan Aplikasi Lokal Sayur

May 19, 2020 by  
Filed under Profil

SANGATTA-Terobosan kreatif diciptakan salah satu putra berprestasi asal Kutai Timur (Kutim) yaitu Jiro Ryzard Noor. Dalam masa pandemi COVID-19, Jiro yang kini berusia 16 tahun berkreasi dan menciptakan sebuah aplikasi yang memudahkan pembeli dan juga membantu para petani mendapatkan pendapatan tambahan.

Jiro menciptakan aplikasi ini bukan tanpa sebab, bahwa social distancing yang diterapkan pemerintah pastinya menggangu supply chain atau distribusi barang, sayur dan buah merupakan komoditi yang sangat rentan karena apabila masa distribusi terganggu.

“Kemungkinan bisa berimbas pada penurunan kualitas atau bahkan menyebabkan barang busuk sehingga tidak bisa dijual,” beber anak dari pasangan pasangan Santos Noor dan Eliz itu.

Jiro menambahkan dia langsung tercetus ide membuat sebuah aplikasi digital dengan layanan online bagaimana carannya menghubungkan langsung antara petani lokal dengan pembeli lokal di suatu daerah, sehingga menguntungkan untuk petani dan konsumen.

“Saya ciptakan Lokal Sayur ini dengan harapan konsumen mendapatkan kualitas sayur dan buah yang “Fresh” langsung dari petani, dan petani mendapatkan keuntungan karena menjual produk dengan harga retail akhir pasar, maka ini akan menambah pendapatan para petani yang biasanya menjual dengan harga yang lebih murah ke tengkulak atau ke distributor sebelum produk mereka sampai ke pasar,” beber Jiro.

Jiro berpendapat kini masyarakat juga sudah melek digital, setiap individu sudah menggunakan teknologi handphone.

“Sekarang saja ibu rumah tangga (IRT) bahkan dari kelas menengah kebawah sudah mempunyai smartphone untuk berbelanja melalui online,” ujarnya.

Selanjutnya, Jiro memprediksi bahwa infastruktur distribusi akan lebih maju dikarenakan sektor distribusi sangat kompetitif, sehingga mengharuskan para pelaku usaha distribusi untuk melakukan inovasi kedepan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.

“Di negara maju kita bisa memesan berbagai barang dan dapat di distribusikan dalam hitungan Jam, kedepan di Indonesia pun akan seperti itu. Pasar Indonesia adalah salah satu pasar yang sangat besar dan menjanjikan, kedepan bukan tidak mungkin aplikasi “Super Unicorn” akan masuk dan melihat potensi pasar indonesia, untuk itu kita harus mencuri start,” tegasnya.

Lebih jauh, Jiro mengungkapkan jika indonesia kelak akan berhadapan dengan pesaing global sudah siap karena distribusi telah dimatangkan, dan pengetahuan pasar juga telah dikuasai.

“Saya mendapatkan kepuasan tersendiri ketika mendengar para petani mendapatkan penghasilan lebih dari menggunakan “Lokal Sayur” dann melihat review seorang ibu yang senang dan puas membeli sayur lokal dari petani, mungkin ini juga sumbangsih saya terhadap mereka yang pastinya terdampak secara ekonomi karena pandemi COVID-19. Saya berharap dengan ada nya “Lokal Sayur” dapat memudahkan masyarakat yang saat ini masih dalam status “Social Distancing” dan juga dapat membantu memutus rantai penularan COVID-19 dengan menganti tempat transaksi dari pasar ke transaksi online di “Lokal Sayur”,” tutupnya. (*)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.