Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan, Jaang Sebut Bukan Hanya Imun, Iman Juga Ditingkatkan

May 15, 2020 by  
Filed under Samarinda

SAMARINDA. Mengikuti dan menyaksikan Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan oleh Kemenag melalui tayangan televisi nasional, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengingatkan semua masyarakat untuk berdoa, bekerja, saling ingat mengingatkan dan selalu menjaga jarak.

Dalam kesempatan Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan oleh Kementerian Agama RI melalui video conference, Jaang didampingi Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Asisten I Tejo Sutarnoto, Kamenag Kota Samarinda Masdar Amin, Kepala Badan Kesbangpol Sucipto Wasis, Kabag Kesra Abdul Jami dan Kabag Humas dan Protokol Syachrudin di ruang VIP Rumah Jabatan Walikota, Kamis (14/5/2020).

“Berdoa, saling mengingatkan, jaga jarak dan bekerja sesuai edaran Menpan untuk tetap bekerja di rumah hingga tanggal 29 Mei 2020, cuci tangan dan jaga imunitas kita. Jangan hanya imun yang kita jaga, tetapi iman kita juga harus dijaga dan ditingkatkan,” tutur Jaang saat memberikan sambutan secara virtual yang disaksikan jajarannya hingga level Lurah.

Pada kesempatan ini Wali Kota juga menyampaikan kondisi terkini Kota Samarinda per tanggal 13 Mei 2020 ODP dalam proses ada 203 orang, PDP 58 orang, positif 23 orang, masih menunggu hasil lab 35 orang, sembuh 9 orang, meninggal 2 orang (1 orang telah keluar hasil swab lab positif dan 1 lagi negatif).

“Oleh sebab itu dalam kesempatan ini kita tidak boleh lengah, ada saja yang terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan di masyarakat. Kita juga harus waspada dari kejahatan kriminal yang dapat terjadi di kota kita. Semoga Allah SWT mengabulkan doa-doa kita, dunia, Indonesia, Kaltim dan Samarinda terbebas dari wabah Covid-19 ini,” ucap Jaang.

Seperti dilansir laman kemenag.go.id, kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Doa Sedunia ini juga dihadiri Presiden Joko Widodo, Wapres Ma’ruf Amin dan Kepala BNPB Doni Munardo.

Hadir juga 6 tokoh agama yang memberikan pencerahan keagamaan sekaligus memimpin doa. Mereka adalah, tokoh agama Konghucu Xs Budi Tanuwibowo, tokoh agama Budha Sri Pannyavaro Mahathera, tokoh agama Hindu Ida Pedanda Nabe Gede Bang Buruan Manuaba dari Agama Hindu, tokoh agama Katolik Ignatius Kardinal Suharyo, tokoh agama Kristen Pendeta Ronny Mandang dan tokoh agama Islam Prof Dr KH M Quraish Shihab. (*/KMF13/adv)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.