Pertama Gunakan Video Meeting

April 3, 2020 by  
Filed under Kesehatan

SAMARINDA – Untuk pertamakalinya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim menggelar jumpa pers tanpa tatap muka langsung. Sebagai gantinya, disiapkan layanan video conference menggunakan aplikasi zoom cloud video meeting untuk para wartawan yang setiap harinya menunggu kabar terbaru terkait penanganan Covid-19 di Kaltim.

Selain menjawab pertanyaan wartawan tentang informasi terbaru seputar virus corona, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak juga harus menjawab pertanyaan salah seorang wartawan, tentang alasan melakukan video conference, bukan jumpa pers seperti dilakukan setiap sore di Aula Dinas Kesehatan Kaltim di Jalan Abdul Wahab Sjahrani Samarinda.

“Kami selalu mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak dan menghindari kerumunan, social distancing dan physical distancing,” jawab Andi Ishak, Kamis (2/4/2020).

Dia lalu menceritakan apa yang setiap hari dialaminya. Meski pemerintah sangat menyadari betapa penting informasi transparan harus disajikan kepada masyarakat, namun di sisi lain, keselamatan diri justru terabaikan, baik terhadap dirinya sebagai penyampai informasi, maupun para wartawan yang melakukan tugas peliputan.

“Jarak sudah kita atur. Tapi selesai konferensi pers, seringkali jarak kita sangat dekat,” ungkap Andi.

“Saya berusaha memahami, mungkin karena teman-teman wartawan saking semangatnya. Padahal, pergerakan wartawan kan sangat tinggi. Kita bisa saja tertular atau menulari. Nah, demi kesehatan dan keselamatan bersama, kita coba dengan fasilitas video conference ini. Alhamdulillah, lancar,” Andi Ishak menegaskan.

Video conference ini pun disambut antusias para jurnalis. Lebih 30 wartawan aktif memantau siaran langsung tersebut. Beberapa tampak mengikuti dari kantor, sebagian dari rumah dan yang lain menyaksikan bersama dari sejumlah lokasi kumpul.

Video conference berdurasi sekitar 40 menit yang disiarkan langsung melalui instagram Pemprov Kaltim itu rupanya sangat menarik masyarakat. Ribuan viewer terpantau menyaksikan siaran tersebut.

“Karena itu, kami juga mohon teman-teman wartawan bisa mengemas informasi ini dengan baik, agar masyarakat bisa bersama-sama memutus rantai penularan Covid-19. Rajin cuci tangan, hidup bersih dan sehat, konsumsi makanan bergizi, hindari kerumunan dan di rumah aja,” pesan Andi di bagian akhir video conference. (sam)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.