Wali Kota Samarinda Kunjungi Proses Pembuatan APD

April 2, 2020 by  
Filed under Samarinda

Samarinda – Wali Kota Samarinda Shatie Jaang mengunjungi Workshop Garmen Apparel milik Balai Latihan Kerja Samarinda di Kecamatan Sungai Kunjang, Kamis (2/4/2020). Kesempatan ini dilakukan wali kota untuk melihat proses pembuatan Alat Pelindung Diri (APD) berupa baju hazmat dan masker, khusus berproduksi untuk kepentingan sosial membantu tenaga kesehatan di kota Samarinda,

“Saya terharu dan apresiasi tinggi sekali untuk bapak dan ibu penjahit disini yang merupakan siswa dan alumni BLK sudah membantu tanpa pamrih, benar-benar sudah jadi relawan covid-19 yang luar biasa, terima kasih.” ucap Walikota Samarinda Syaharie Jaang di damping Kadisperin Muhammad Faisal.

Sebagai apresiasi, Wali Kota Samarinda pun berkenan mencoba baju hasmat hasil produksi BLK ini dan ikut serta mencoba men sterika masker sbg bagian proses akhir produksi.

“Saya pikir relawan itu yang di lapangan dan berhadapan langsung, ternyata ada juga relawan para penjahit, luar biasa mereka tanpa dibayar hanya diberi makan dan transfortasi saja, Saya siap membantu, berapa saja yang diproduksi kita ambil untuk disalurkan akan kami pehitungkan, segera saya minta BPBD dan Dinkes untuk berkoordinasi bisa melalui pak Faisal atau langsung. Intinya kita juga sudah siap mulai memproduksi sendiri untuk mengurangi ketergantungan dari luar daerah, kemudian ditambah dari hasil produksi ditempat lain lagi, ” lanjut Jaang dengan mimik serius.

Kemampuan BLK ini mampu memproduksi 200 baju hazmat dalam seminggu dan masker sebanyak 200 per harinya. Relawan penjahit sebanyak 27 orang yang terdiri dari siswa pelatihan, alumni dan Dharma Wanita BLK,

“Kami memang tidak membayar para penjahir ini, semua membantu untuk kepentingan sosial hanya kami siapkan makan dan transfortasinya saja, mudahan ini dapat membantu masyarakat Kota Samarinda.” kata Andri Susila, kepala BLK Samarinda. (*)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.