PWI Kaltim Gelar Pers Berzikir

March 6, 2020 by  
Filed under Kalimantan Timur

Samarinda-MASIH dalam kaitan Hari Pers Nasional (HPN) ke-74, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim menggelar kegiatan religi, berupa Pers Berzikir dan Haul Jama’ Insan Pers, dengan Penceramah Muhammad Rusdi Abdurrahman atau lebih akrab disapa Guru Rusdi. Kegiatan ini dilaksanakan pagi ini, pukul 09.00 Wita di halaman Sekretariat PWI Kaltim Jalan Biola.

Endro S. Efemdi

Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi melalui Ketua Panitia Penyelenggara Achmad Shahab menyampaikan, kegiatan ini kali pertama dilaksanakan. “Alhamdulillah, respon yang diberikan luar biasa, kami pun tak menyangka, padahal waktu persiapan relatif pendek, sekitar dua minggu,” ujarnya.

Karena ini merupakan rangkaian HPN, maka kegiatan ini didedikasikan kepada segenap insan pers di Kaltim. PWI dalam hal ini menginisiasi, sebagai organisasi pers tertua di Indonesia.

“Makanya, kami pun mengajak segenap rekan pers turut hadir, kami pun mengundang rekan organisasi pers lainnya bergabung dalam Pers Berzikir ini,” terangnya.

Karena kegiatan ini tujuan utamanya, menjalin silaturahmi dengan insan pers di Bumi Etam. “Pada kesempatan ini pula, kami rangkai dengan Haul Jama’. Sebab setelah diinventarisir, cukup banyak rekan-rekan pers yang telah meninggal dunia, tercatat 70 orang lebih. Kesempatan ini digunakan pula untuk mendoakan mereka,” jelasnya.

Sekali lagi diharapkan kehadiran rekan-rekan pers bisa hadir. “Sebab ini acara dari kita dan untuk kita. Tak lupa melalui kesempatan ini, kami ucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, seperti Pemprov Kaltim, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Bank Indonesia, Bankaltim, Berau Coal, PDAM Tirta Kencana Samarinda, PT Borneo Etam Mandiri, PT Berau Nuansa Beton dan ada pula bantuan pribadi dari sejumlah donatur,” tutupnya. (*)

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.