PDAM Tirta Kencana Kembali Kuras IPA Gunung Lingai dan Selili

February 15, 2020 by  
Filed under PDAM Samarinda

Samarinda – PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda dijadwalkan akan melakukan pengurasan bak reservoar dan 6 bak Lagon di IPA Gunung Lingai dan pengurasan bak pengendap clarifier No 1,2, dan 3 serta bak pengendap WTP di IPA Selili.

Direktur Teknik Ali Rachman AS didampingi , Kabag Produksi Hadinata serta Kasi IPA Gunung Lingai Muhammad Tadjri dan Kasi IPA Selili Achmad Ahyar melalui Humas HM Lukman menyampaikan, jadwal pengurasan IPA Gunung Lingai pada Senin (17/02/2020) mulai pukul 08.00 Wita. Sementara pengurasan IPA Selili dijadwalkan Selasa, (18/02/2020)

“Pengursan ini sudah menjadi agenda rutin per 3 bulan sekali untuk jaga kualitas produksi,” jelasnya.

Imbas pengurasan di IPA Gunung Lingai berdampak pada gangguan distribusi diantaranya wilayah Jalan Gunung Lingai, Wilayah Lempake, Jalan Kebon Agung, Jalan DI Panjaitan, Perum Artas, Jalan Damanhuri, Jalan Sentosa Dalam, Jalan PM Noor, Perum Griya Mukti Sejahtera dan sekitarnya.

Sementara itu dampak pengurasan di IPA Selili diantaranya aliran terganggu di wilayah Selili, Jalan Lumba Lumba, Jalan Sultan Alimudin, Perum Kalimanis, Sei Kapih, Jalan Sultan Sulaiman , Perum Arisco , Perum Puri Kencana, Perum Sambutan Asri, Perum Handil Kopi , Jalan Perjuangan Sukses dan sekitarnya.

“Dihimbau kepada masyarakat pelanggan yang berada di jalurr tersebut untuk bisa menampung air sebagai persediaan, karena selama pengurasan berlangsung aliran distribusi dihentikan,” ujarnya.

Untuk informasi dan pelaporan pdam bisa disampaikan ke hotline 0541 -2088100 atau WA ke 0811553536 dan 0811552226. Atau indormasi juga bjsa dilihat melalui media sosial FB dan IG. PDAM Tirta Kencana Kota Samarinda.(Luk).

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.