Aliansi Mahasiswa Tagih 100 Hari Kerja Presiden Jokowi-Ma’ruf

February 4, 2020 by  
Filed under Politik dan Pemerintahan

Vivaborneo.com, Samarinda — Lima puluhan orang mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Kaltim Menggugat (Mahakam) menggelar aksi demonstrasi di perempatan Mall Lembuswana, Samarinda, pada Senin sore (3/2).  Tuntutan mahasiswa adalah menagih janji  kinerja pasangan Presiden dan Wakil Presiden RI, joko Widodo-Ma’ruf Amin, dalam kinerja 100 hari mereka dalam pemerintahan.

Humas  Aksi Faishal Alwan Yasir mengungkapkan saat berorasi mengatakan dalam 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, masih banyak permasalahan yang belum dapat diselesaikan. Bahkan, permasalahan tersebut cenderung menambah kerumitan bagi rakyat Indonesia.

‘Begitu banyak kejadian yang begitu kontroversi, sebut saja kenaikan iuran BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial),  pencabutan subsidi LPG bagi masyarakat miskin, perlindungan hak azasi manusia, penegakan hukum hingga membuat regulasi yang tidak memihak pada rakyat kecil,” ujarnya.

Ditambahkannya, Rancangan Undang-Undang Omnibuslaw Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) sama sekali merugikan masyarakat. Bahkan proses pembuatannya sangat tertutup dan tidak melibatkan pihak buruh.

Mahasiswa juga menggarisbawahi persoalan konflik laut Natuna, hingga belum adanya sikap yang jelas dari Presiden Jokowi dan menteri-menterinya terhadap hilangnya hak-hak dari masyarakat pesisir dan perbatasan.

Atas hal-hal tersebut, tegas Faishal,  Aliansi Mahasiswa Kaltim Menggugat menuntut Tolak Omnibuslaw Cilakadan RUU yang merugikan rakyat. Menolak kenaikan BPJS dan menuntut peningkatan fasilitas kesehatan, Berantas Korupsi tanpa pandang bulu,  dan menuntut pemerintah untuk menangkap pelanggar HAM.

Tuntutan lainnya adalah Stop Komersialisasi Pendidikan, Reformasi Agraria secara tuntas, menuntut untuk mengubah haluan ekonomi dan melaksanakan Pasal 33 UUD 1945 dan melibatkan rakyat dalam setiap pengambilan keputusan.

Aliansi Mahasiswa Kaltim menggugat terdiri dari beberapa elemen perguruan tinggi di Kaltim diantaranya Badko HMI Kaltim-Kaltara, DPD GMNI Kaltim, KAMMI Kaltim-Kaltara, BEm Fakultas Sosial Politik Universitas Mulawarman, dan BEM Politeknik Pertanian Samarinda.

Aksi yang dijaga anggota Polresta Samarinda ini berjalan lancar dan damai hingga para mahasiswa membubarkan diri secara sukarela sesuai dengan jam izin demonstrasi pada pukul 18.00 Wita.(*)

 

Respon Pembaca

Silahkan tulis komentar anda...





Redaksi menerima komentar terkait artikel diatas. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak tidak menampilkan komentar jika mengandung perkataan kasar, menyinggung, mengandung fitnah, tidak etis, atau berbau SARA.